Story cover for I am Broken by rifqah_nabiilah
I am Broken
  • WpView
    Reads 963
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 27
  • WpView
    Reads 963
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 27
Ongoing, First published Dec 09, 2017
Mungkin perangkai kata ku ini,sedikit dapat mewakilkan ungkapan hati yang sulit untuk terucap,saat hati sedang mencapai titik lelah nya,atau saat hati memasuki ruang gelisah antara mempertahan kan atau meninggalkan.

Saat bibir tidak pandai mecurahkan semua rasa nya,yang ku dapati hanya hati yang pandai bercengkrama dengan jari-jari ini,mengungkap kan semua keluh kesah nya.

Seolah semua dapat tersampaikan lewat kata perasaan yang hati titipkan pada jemari,agar aku menyampaikan nya kepada kalian semua Ratu-Ratu dermaga hati,

Atau,mungkin bahkan semua perkata ku ini lebih baik tersampai kan pada mereka

 "Yang Pandai Membuat Luka"

Agar lebih berhati-hati dan mengerti,bahkan berhenti untuk kembali menggambarkan semua kegelisahan,bahkan bisa lebih menghargai hati yang saat ini masih ingin mecoba untuk mendamaikan segala prasangka.

Mengertilah.
Jakarta,9 Desember 2017
All Rights Reserved
Sign up to add I am Broken to your library and receive updates
or
#546qoutes
Content Guidelines
You may also like
LENGKARA  by RainRainbow6
61 parts Complete
Tolong matikan saja aku. Aku sudah muak dengan dunia. untuk apa hidup, jika hati sudah lama mati. Kane Navulia Chrysander. Aku tidak meminta banyak pada dunia. Hanya bahagia. Tapi kenapa aku tidak mampu punya? Larissa Siofra Hysteria. *** Fra dan Kane sengaja di pertemukan takdir untuk mencari bahagia yang hilang. Saling terluka dari cerita yang berbeda. Di dewasakan oleh luka. Mereka menarik simpul yang sama bahwa bahagia adalah bentuk lengkara untuk mereka punya. Dua sudut pandang semesta mendewasakan manusia karena luka. Kane yang berasal dari latar belakang broken home, yang kelahirannya ke bumi dianggap kesialan. Dan Fra yang berasal dari keluarga yang utuh tapi hampir runtuh, secara fisik keluarganya bersama namun secara hati keluarganya bercerai, kabar bahagianya Fra adalah anak tengah, selalu salah dan mengalah. Keduanya hampir mati, jika semesta tidak cepat mempertemukan mereka. **** LENGKARA bercerita tentang dua anak manusia yang di pertemukan karena luka yang hampir sama. Nyaris ingin menyerah. Bersama melalui ruang gelap mereka mencari terang. Tenang yang tak kunjung datang, keduanya ingin pulang. *** Siapkan hati kamu dalam membaca LENGKARA. Jangan lupa sedia tissue, jika kamu tidak menangis dari awal sampai akhir saat membacanya, berarti ada yang salah dengan hati mu. Selamat datang, dan bertamu lah dengan senyum yang tenang. Jangan tersesat, ingat kamu hanya tamu, aku hanya mengingatkan, barangkali kamu akan lupa jalan pulang jika sudah terlalu nyaman.
You may also like
Slide 1 of 9
ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)   cover
Bukan Kita D.A.N cover
Sarcastic Girl (End) cover
enigma boy  cover
Aku, Kamu, Dan Takdir Tuhan cover
Devaul • completed cover
FATE cover
LENGKARA  cover
Let Me Be The One  ✅ cover

ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)

56 parts Complete

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.