Tentang Dia yang Ada di Bumi

Tentang Dia yang Ada di Bumi

  • WpView
    Reads 37,435
  • WpVote
    Votes 816
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku masih ingat, bagaimana kamu mengubah sesak menjadi tawa, dan luka perlahan pudar. Bersama akar-akar kebahagiaan, kamu besarkan keceriaan. Tumbuhlah senyum, aku petik setiap hari, dan ia tak pernah habis hanya dengan perlakuanmu yang manis. Saat itu, dengan hubungan yang menentang peraturan, aku berpikir bahwa diriku hanya akan menjalani hari-hari penuh sekat denganmu. Dan aku siap, bila memang harus begitu. Kamu pun menguatkan aku, memberiku semangat, bahwa aku gadis yang kuat dan perlahan menjadi yang lebih dewasa. Sejak awal memulai, tak hanya peraturan yang menentang, tapi juga orang-orang. Aku berusaha sekuat tenaga untuk bertahan, membuktikan bahwa aku dan kamu tak akan menjadi beban di dalamnya. Namun ternyata, berakhir aku sendiri, lagi. Dengan sangat tiba-tiba, kamu meminta untuk menyudahi hubungan ini dan menunggumu hingga waktu mengizinkan kita untuk sama-sama kembali. Dan dengan sangat tiba-tiba pula, air mata ini jatuh dengan derasnya, dada ini sesak seperti di hantam palu yang amat besar. Aku memilihmu karena kamu berhasil membenarkan hati yang sempat hancur, tak aku sangka kamu juga yang menghancurkannya. Tapi aku akan tetap ada di sudut ruang yang sepi, menunggumu kembali, Mengambil serpihan hati, menyatukannya lagi, untuk yang kedua kali.
All Rights Reserved
#317
qoute
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • You're Here, But Not For Me
  • Rendra & Lila [END]
  • Senja Yang Tak Kembali
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • I Love You
  • Sekali Lagi (End)
  • Love In Paris (COMPLETED)
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines