Bye For Welcome

Bye For Welcome

  • WpView
    Reads 990
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 29, 2019
Jika bukan karena sosok baru yang hadir dalam hidupnya, mungkin saja sekarang Vania masih bergeming ditempat dengan lelehan air mata yang turun membasahi pipi kala melihat didepan matanya sosok yang dulu selalu dia kagumi berpelukan dengan seorang perempuan. Mungkin, jika saja Vania masih menyimpan rasa yang sama pada lelaki itu dia akan merasakan betapa menyakitkannya melihat pemandangan didepan sana. Namun, saat ini Vania justru bersyukur bahwa apa yang dilihatnya sekarang tak semenyakitkan apa yang ia bayangkan. Hatinya justru merasa lega bahwa sesungguhnya ia tak perlu lagi membuat alasan mengapa akhirnya ia memilih meninggalkan lelaki itu dan membuat pilihan dengan menerima lelaki baru dalam hidupnya. Vania percaya jika sesungguhnya memang Tuhan lah yang selalu tahu dengan siapa seseorang akhirnya berpasangan.
All Rights Reserved
#37
irzan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)
  • Two side of the same coin
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Fragments
  • The First, Not the Last
  • I Will Always Love You ✔
  • GRIZELLE [Completed]

Selama ini, Aqila hanya hidup di antara luka yang tak pernah benar-benar sembuh, hingga kehadiran seseorang yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya perlahan menghangatkan ruang hatinya yang beku. Namun ketika harapan mulai tumbuh, satu demi satu takdir merenggut ketenangan itu. Cahaya yang baru saja ia percaya, pergi tanpa pamit.Ia lenyap seperti senja yang padam tanpa warna. Hanya menyisakan tanya. Apakah kepergiannya sebuah pengkhianatan atau bentuk cinta yang tak sanggup diucapkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines