Rasya Dan Alana 2

Rasya Dan Alana 2

  • WpView
    Reads 14,888
  • WpVote
    Votes 1,118
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 29, 2020
Cover By @rishapphire ( risha ) Sebelum membaca squel ini. Ada baiknya baca dulu Rasya dan Alana satu, Ya .... "Cinta nggak butuh banyak syarat. Tapi cinta butuh kesetiaan dan kejujuran." ~ Alana. "Kalau gue mati, apa lo akan melupakan kenangan kita?" ~ Rasya. "Gue nggak akan pernah melupakan kenangan kita. Walaupun waktu lo bersama gue hanya dalam hitungan detik saja." ~ Alana. "Hidup gue mungkin nggak akan lama lagi. Dia ... mencintai lo. Segera lo putusin gue, dan menjauhlah dari gue. Walau gue berkata, sejujurnya gue nggak rela." ~ Rasya. "Nggak ada yang bisa menggantikan lo di hati gue. Gue nggak peduli seberapa waktu yang lo punya di dunia ini. Dan gue tegaskan, gue nggak akan bisa mencintainya." ~ Alana. 2018
All Rights Reserved
#155
rasya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ANTARA
  • ILY Alfarel [Terbit]
  • ANATHAN  || END
  • GALANG [SELESAI]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Repui (SELESAI)☑️
  • Rasya Dan Alana ✅(Sudah Terbit)
  • ALANA [REVISI]
  • The Secret Of Old School

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines