94 Day's [ON GOING]

94 Day's [ON GOING]

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 17, 2018
Savira Senjaya, seorang gadis yang sudah mati lalu diberi kehidupan kedua selama 94 hari. Selama kehidupan keduanya gadis itu berada ditubuh Callysta Ardani dan harus hidup sebagai Callysta Selama dikehidupan keduanya, gadis itu bertemu dengan artis terkenal bernama Reynand Putra dan dengan seiringnya waktu mereka saling mencintai dan akhirnya menjalian hubungan kekasih. Tapi tanpa disadari, ada artis lain bernama Kirana Cantika yang membenci hubungan Reynand dan Callysta, alasannya tentu saja karena ia cemburu melihat keromantisan mereka. Ia pun akan melakukan berbagai cara demi menghancurkan hubungan mereka dengan dibantu oleh iblis. Bagaimana kelanjutannya? Kalau mau tahu baca aja ya.. ^^ "Kebahagiaan ini hanya sementara, tapi aku menikmatinya apalagi jika bersamamu" -savira/callysta "Tidak ada yang bisa memisahkan kita kecuali takdir. Jadi, kau jangan khawatir" -Reynand Putra "Akan aku hancurkan hubungan mereka bagaimanapun caranya. Terutama untukmu Callysta, aku akan membunuhmu!" -Kirana Cantika "Aku memang malaikat maut, tapi aku juga akan menjadi malaikat pelindungmu. Tinggal kau sebut saja namaku, maka aku akan datang untukmu" -Sean (malaikat maut)
All Rights Reserved
#466
miracle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • SOMETHING IN THE RAIN [ON GOING]
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Lembayung Terakhir
  • Rachel's Second Life [End]
  • The Villainess Wants To Get Married [END]
  • I WAS BORN TO BE ALONE [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Janji Seribu Bulan ✓

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines