Path Of Destruction‮

Path Of Destruction‮

  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 10, 2018
Bad-blood Hubungan antara Kerajaan Utara dan Kerajaan Selatan yang sudah memang tak pernah damai sejak berabad-abad lamanya di tambah kacau saat dua pribadi dengan sejarah yang kelam jatuh cinta. Cinta mereka membuat murka sang penguasa dan mengutuskan untuk melenyapkan keduanya. Merasa kesempatan yang menguntungkan, Dynasty , dengan kebenciannya terhadap manusia, menghasut kedua belah pihak dan memanipulasi kedua pasangan itu untuk mencuri harta terpenting kedua kerajaan jika mereka ingin bersatu. Intrik dan kekacauan mulai datang satu persatu kepada kedua kerajaan yang menyebabkan negeri itu di ambang kehancuran. Apakah rencana Dynasty akan berhasil dan memusnahkan semua di negeri tersebut ataukah sebaliknya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#829
secret
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Villainess Illusion
  • Edgar Vaske
  • Love that grows in the kingdom
  • Gandakusuma
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Ralafitta's Life (END)
  • The Eternal Country (2):  The Secret's of the Hatrany (√)
  • Battle of Two Sides of the Wall: Battle of 2 Thrones (ON GOING)

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum pergi menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan