HESITATION

HESITATION

  • WpView
    Reads 1,966
  • WpVote
    Votes 315
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2020
Sekeping rasa itu yang mendorong hatinya untuk tetap menanti, meski sebenarnya ia tau, penantiannya akan tiada berarti. Hal itu juga yang membuatnya untuk tetap berjuang, meski ia tau, ia hanya berjuang sendirian. Dan ketika kata lelah menghampiri, sosok yang dinantipun mulai terlupakan. Dan di sanalah, kisah mereka dimulai... "Kak, makasih udah pernah ada buat gue, maaf kalo gue belum bisa jadi yang terbaik buat lo. Gue harap, lo bahagia sama sahabat gue," ucap gadis itu lirih, berusaha agar air matanya tidak jatuh. "Fa, gue masih sayang sama lo, gue nggak pernah benar-benar ngelupain lo, semua yang gue lakuin punya alasan Fa. Kasih gue satu kesempatan lagi," pria yang mengenakan seragam putih abu-abu itu menahan lengan gadis yang kini di hadapannya. Tersurat di matanya bahwa ia benar-benar tulus pada gadis itu. Tak tertahan lagi, sang gadis tak dapat menahan bendungan air matanya, tangisannyapun pecah seketika. Ia merebahkan tubuh mungilnya di atas dada bidang pria itu, memeluknya erat dan menumpahkan semua air matanya yang ia tahan selama ini "Maaf kak, gue nggak bisa balik sama lo. Mungkin ini yang terbaik buat kita." ucapnya lagi sambil melihatkan senyum di balik air matanya. Gadis itupun berlari menjauhi pria yang kini hanya bisa mematung di tempatnya. Akankah kisah mereka hanya sampai di sini? Atau justru mereka akan dipertemukan di masa depan? Let's go to read my story 😇 ◀▶◀▶
All Rights Reserved
#181
berjuang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • FLASHBACK [COMPLETED]
  • Impossible
  • G.H.E.A ✔[END]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Abu Abu [ completed ]
  • AL AL GANG [Complicated]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines