Hate You, Love You

Hate You, Love You

  • WpView
    LECTURES 2,955
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., août 15, 2023
Kehidupan Filli sudah tidak cukup tenang sejak menolak keinginan papanya dan berakhir harus mendengar sindiran di setiap kesempatan. Sekarang ditambah kecelakaan tak sengaja efek kekesalan akibat keputusan sepihak dari mamanya, membuat Filli harus terjebak dengan duo bersaudara yang membuatnya tarik urat setiap berbicara, Filli tak tau lagi apa yang akan terjadi ke depannya nanti.
Tous Droits Réservés
#689
hate
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • As Possible
  • Boyfriend
  • ODD LOVE
  • CHOOSE YOU
  • Another Taste
  • Love Therapy (Selesai)
  • Takeaway
  • RETAK [END]
  • 212 Hari

Masa tahun akhir masih berkisah seputar itu saja. Ify harus segera merampungkan masa studi nya dan beranjak dari kampung halamannya. Ia malas mendengar ocehan sanak saudaranya yang terus saja bergunjing tidak jelas. Ia memang, dia suka dirumah. Jarang keluar dan itu sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di tempat ini. Bersosialisasi pun bisa dibilang sering tidak sering. Ia tak ingin merepotkan diri dengan cokolan tak berfaedah. "Kalau harus memilih, gue lebih pilih gak tinggal disini. Demi Tuhan!". "Kenapa sih Fy? Rumah itu kan punya mama lo". Iya Ify membenarkan hal tersebut. "Gak suka gue! Keluarga gue itu kebanyakan gibah nya! Hal gak penting aja diomongin. Malesin banget!". Di seberang sana teman satu PL nya terkekeh. Ia pernah mendengar cerita ini sebelum nya. "Trus lo mau nya kemana?". "Jauh dari sini deh! Ikut suami aja. Tapi gak dirumah mertua juga kali!". Kali ini Via terbahak. Rumah mertua memang momok yang menakutkan. Begitulah, Ify harus memilih berjalan dengan masa lalu yang masih terngiang di kepala nya atau berjalan angkuh dengan masa depan yang belum tau akan seperti apa menurutnya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu