Past, Present, and Future

Past, Present, and Future

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 11, 2017
Ketika sesuatu yang kamu sebut cinta justru perlahan-lahan menghancurkanmu, apa yang akan kamu lakukan? Bertahan dengan luka tak berujung, ataukah menyerah dan melepaskan semuanya? Ketika sesuatu yang kamu sebut penyesalan justru menghantui pilihanmu, apa yang akan kamu lakukan? Melanjutkan apa yang telah kamu pilih, ataukah kembali kepada pilihanmu yang sebelumnya? Masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang. Tiga masa yang berbeda namun memiliki ikatan yang sama. Soon, on January 2018. -Alliana Qy-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • ERLANGGA (ON GOING)
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • LOH MANTANN?!!
  • Stolen Before Fallen
  • MY FIRST LOVE 'ALAN'
  • Another One [COMPLETED]
  • AKALA ; My heart beats for Miss

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines