We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Am I Too Ugly?

Am I Too Ugly?

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 16, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Perasaan itu pasti ada masa kadaluwarsanya kalo diabaikan terus menerus" Begitulah kata orang, tapi hal tersebut tidak berlaku bagi seorang Alaika Mezzakira yang sudah 2 tahun lebih menyukai- hm mungkin lebih tepatnya menyayangi teman satu sekolahnya, Airlangga Raka Vyakta. Tapi sayang, sudah selama itu pula perasaan Kira diabaikan oleh Raka. Namun siapa sangka ketika takdir mempertemukan mereka, Ketidakpercayaan tersebut pun runtuh dan Kira sekarang mulai mempercayai bahwa 'perasaan pasti ada masa kadaluwarsanya'. Hal itu menimbulkan perasaan tidak enak dihati Raka. Apakah itu adalah rasa menyesal? Bagaimana kisah selanjutnya? Silahkan mampir dan baca cerita saya ? WARNING!! ? Kata tidak baku ? Banyak typo dan kesalahan ? Cerita tidak jelas It's my first story, so I'm sorry if I made some mistakes ? and Happy Reading ??
All Rights Reserved
#29
kira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Brave Alone
  • Waktu?
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • Pertemuan Terakhir
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔
  • Hubungan Tanpa Restu
  • Ketraka Mafy

Kemungkinan dalam halnya kehidupan itu buram. Takdir bisa mengubah semuanya dalam sekejap. Ara tau kehidupan tak akan selalu berjalan lancar. Masalah, rintangan datang untuk menghadang. Dalam senyuman manis itu terdapat kesedihan yang jauh mendalam. Dalam doa, selalu dalam doa Ara bisa lega. Berharap semua baik-baik saja. Hingga Tuhan selalu menangkalnya, Ara percaya suatu saat nanti ia pasti bahagia. Pasti. Dan semoga. "Tuhan kuharap di napas terakhirku aku bisa tersenyum. Walaupun itu senyum kesedihan yang aku punya." Kegetiran yang menyergap membunuh perlahan diri yang sebenarnya. Sekuat apapun itu pasti luruh dalam sekejap. Akankah bisa ia bertahan? Kepoin my first story yuk!! ✌✌ Ada tambahan nih, tokohnya sebenernya banyak tapi ntar nyusul-nyusul yah. Ceritanya kalo ga nyambung atau aneh maklum ini first story, jadi kalo mau kasih saran, sok atu kasih aja. Tapi kalau penasaran klik tambah ya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines