SENJA
  • WpView
    LECTURES 900
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., déc. 5, 2018
Kamu tau? Kenapa aku suka senja? Karena, "Senja itu lebih paham caranya berpamitan di bandingkan kepergianmu:))" ____ ____ Ini bukan cerita seorang bad boy ataupun bad girl. Ini hanya cerita tentang seorang gadis labil yang pada kenyataannya masih buta akan cinta. Gadis yang menceritakan kisah cintanya kepada Senja. Senja yang selalu mengerti keadaanya menurutnya.
Tous Droits Réservés
#249
kepastian
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Senja dan Jingga
  • Zenna Story
  • LANGIT SENJA  (End)
  • BAD GIRL ( END)
  • Senja dan Rahasianya [END]
  • Senja, Hujan, & Nata
  • Senja Dan Rindu
  • Senja Kaylara [ END ]
  • When I happy? (TAMAT)
  • Jangan pergi (End)

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu