RecitaziONE

RecitaziONE

  • WpView
    Reads 320
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 26, 2018
Sejak dulu, satu harapan Alana, memiliki ending bersama pangerannya. Dan demi mewujudkannya, Alana akan melakukan apapun! Sejak dulu, satu keinginan Rey. Menjadi kesatria untuk tuan puterinya. Dan demi mewujudkannya, Rey rela mengorbankan apapun. Bahkan, hatinya sekalipun. Dan ini, adalah tulisan perjuangan Alana menggapai pangerannya. Pangeran yang bersembunyi dibalik perisai seorang kesatria. Mereka bukan kekasih. Mereka bukan saudara. Mereka hanya mereka. Rey dan Alana. Dua insan, yang bersembunyi dibalik sandiwara. --------------------------------------------------------- WARNING! Terdapat unsur-unsur koryah bin K-POP. Bagi yang tidak suka harap menghindar. CHAPTER PENDEK!! Jangan tertipu sinopsis. Isinya gaje nauzubillah. Cerita ini terlalu astagfirullah untuk kamu yang subhannallah.
All Rights Reserved
#167
benangmerah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gotta Be You
  • Kopi Buat Bulanku
  • END | I Will Avoid the Death Flag
  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • Zammper
  • SUKHAM PRIYA SANGAMAH (CH2) [END]
  • Legend of the Sun and Moon
  • Annaya (SUDAH TERBIT)
  • The Thug Who Became My Sanctuary
  • Di ujung nanti, mari jatuh hati

Surat-surat tak pernah diterima, jarak yang membentang, dan seberkas cahaya senja yang rebah di cakrawala. Bagi Bathara, hidup harus berjalan sebagaimana mestinya: meskipun kehilangan orang yang paling dicintai memang tak memiliki penawar. Ia mengerti, bahwa tak ada seseorang pun yang benar-benar sembuh dari luka. Hingga pada akhirnya, ia menerima dirinya-menerima bahwa segalanya tak akan kembali seperti sedia kala. Bagi Nakula, ia percaya bahwa setiap mimpi akan terwujud. Satu impian yang selalu disemogakan. Bangunan rumah di tepi pantai, dekat dengan mercusuar. Berhadapan langsung dengan konstelasi bintang yang membentuk peta langit. Cukup diisi berdua. Sederhana, hangat, dan nyaman. Waktu yang bergulir, raga yang tak mampu lagi didekap, dan permohonan maaf yang menunggu untuk dituntaskan. Dari Yogyakarta, sepotong kisah cinta bergulir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines