Cinta dalam diam

Cinta dalam diam

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku hanya seorang pengagum rahasia kamu saja. Aku selalu memperhatikan kamu dari jauh. Aku selalu menjadikan kamu alasan dan penopang untuk aku siap berdiri dalam kehidupan ini. Aku selalu mencari kabar kamu seperti seorang stalker. Kamu tau kamu itu sangat berharga bagi aku. Mungkin memang benar kata orang bahwa kita tidak bisa memaksa seseorang untuk jadi milik kita. Tapi jujur saja aku tak sanggup untuk hal itu. Perasaan ini sudah bertahun-tahun begitu lama terpendam. Aku sudah mencoba berpaling lebih tepatnya menepis agar perasaan ini tidak semakin besar tapi pada akhirnya tidak bisa menepisnya. Sudah banyak cara yg aku lakukan untuk menghapus bayangan kamu dari hati ini tapi tak bisa. Semakin aku berusaha semakin besar pula perasaan ku padamu. Memang rasa yg dipendam itu lebih menyakitkan ketika kita mengetahui kebenarannya. Mungkin bagi kamu ini tuh gak penting karena kamu hanya menganggap aku hanya seorang saudara atau lebih tepatnya adik hehehe. tapi gak papa asalkan kamu bahagia dengannya aku juga akan bahagia. Tapi aku berharap suatu hari nanti aku bisa melupakan kamu. Saat hari itu tiba jangan salahkan aku tak bisa membantu kamu jika ada masalah dikemudian hari dengannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTER EGO (TAMAT)
  • MAS !
  • Maybe It's You(?)
  • N O R A [on going]
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • You are in my past and my future [END]
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • i love komandan S1-♡
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_

More details
WpActionLinkContent Guidelines