Tears and Injuries

Tears and Injuries

  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, dic 3, 2020
"Kesakitan itu merupakan sebuah proses, Rei. Proses untukmu menjadi lebih kuat dan lebih tegar. Proses untukmu mencari segala sesuatu yang akan membuatmu sembuh dan bahagia. Proses untukmu agar menjadi dewasa dengan segala keterbatasan yang kau punya. Percayalah Rei, karena dibalik kesakitan itu selalu ada kesaktian." Kata Galih sambil tersenyum pada Rei. "Tapi bagaimana aku bisa mengahadapi semua kesakitan ini tanpa kakak ada di sini? Bagaimana aku bisa tegar di saat aku tak punya siapa-siapa lagi untuk menguatkan?" lirih Reisyifa. Tangannya mencoba menggapai tangan besar milik Galih. "Aku ingin bersamamu kak, mungkin aku akan lebih bahagia." Setetes air mata mengalir dari matanya. Ia menatap Galih dengan tatapan rindu yang ingin segera ia tuntaskan. "Cobalah hidup bahagia dengan tidak meninggalkan orang lain hidup dalam penyesalannya Rei," ucap Galih masih sambil tersenyum. "Aku pergi, aku sangat menyayangimu Rei." Pamitnya.
Todos los derechos reservados
#207
thailand
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Effort 2 [ Completed ]
  • ReiAtha
  • C L O S E R . [REVISI]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • I'm Alessa
  • Paradise
  • Langit dan Cahayanya
  • Tokoh Utama

Lanjutan Effort! Dan sisanya pindah ke karyakarsa Wajib baca yang sebelumnya. Tapi kalau mau langsung baca terpisah, boleh. Hati - hati pusing saat baca cerita ini. Tolong ambil baiknya, dan buang buruknya. Jika tidak ada baiknya, cukup jadikan hiburan saja. Jangan lupa follow akun ku, ya. Permasalahan yang mereka pikir sudah selesai, pada kenyataannya belum sepenuhnya selesai. Kini perlahan pasti, permasalahan yang baru, mulai menghampiri dan kemungkinan memiliki sangkut paut dengan permasalahan yang sebelumnya. Akan ada fakta-fakta lainnya yang akan mengejutkan untuk mereka. Tak hanya permasalahan keluarga saja, melainkan masalah percintaan mereka yang tidak berjalan dengan mulus. Adanya beberapa konflik yang menghampiri. ----- "Sayang, aku ada salah? Aku minta maaf, ya." ucap Bagas lembut melihat ke arah Claire "Kamu ngapain sama Tasya? Mana pakai acara pegangan tangan segala." cemburunya, "ada hubungan apa?" tanya melihat ke arah Bagas Deg Claire lihat*batinnya. "Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, sayang." ucap Bagas serius, "kamu lihat? Kamu bolos pelajaran?" Claire diam tanpa minat menjawab pertanyaan dari Bagas. Lalu dirinya kembali menatap lurus ke arah depan. "Cla, aku jujur. Aku benaran gak ada hubungan apa-apa sama dia." "Ada pun gue juga gak perduli." ucapnya dingin tanpa melihat Bagas. "Kita cuma pacaran, belum tentu juga bakal lanjut ke hubungan serius." lanjutnya dengan perasaan sesak "Claire...." lirih Bagas melirik kearah Claire dengan perasaan sesaknya. "Gue gak suka di duain, terlebih sama musuh gue sendiri." ucap Claire dingin namun dengan perasaan sesaknya. ------ 18+ Cerita seru, menarik, penuh akan plottwist, alur gak ketebak dan badas. Start : 22 may 22 End : 22 okt 22

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido