Cinta Dan Sahabat

Cinta Dan Sahabat

  • WpView
    Bacaan 2,208
  • WpVote
    Undian 27
  • WpPart
    Bahagian 1
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Rab, Okt 13, 2021
Prolog Seorang cewek berjalan dengan santai menyusuri gang-gang komplek rumahnya menuju sekolah yang tidak terlalu jauh . Hari ini hari pertama masuk sekolah sekaligus upacara pertama setelah kenaikan kelas. Dengan penuh semangat vannya memulai hari dengan sangat ceria tidak sabar bertemu dengan teman-teman nya. Cewek itu berdiri di gerbang sekolah SMA 32 Pratistha Bandung. "Hari baru semangat baru" gumamnya. Cewek dengan rambut panjangnya melihat arloji yang melingkar di pergelngan tangannya yang putih, arloji itu menunjukkan jam 7:10. Cewek itu tergesa-gesa karena bel berbunyi jam 7:15. Cewek tersebut tidak mau hari ini terlambat datang ke sekolah. ... Brakkkkkk........ "Aduh sakit tau" erang cewek itu tersentak kesakitan "Kalau jalan liat-liat dong"suara seorang laki-laki yang menabrak sang cewek. "Eh.. maaf" cewek itumeminta maaf sambil lalu meninggalkan cowok tadi menuju kelasnya. "Padahal tu anak yang nabrak gue,nagapaain gue yang mintak maaf" gerutu sang cewek dalam hati. Ya cewek itu bernama Alvannya Dewita. "Ehh Van kenapa lo" Rika melihat vannya masuk kedalam kelas langsung duduk di dekat Rika. "Tadi gue ditabrak orang"jawab vannya ceberut. Rika adalah teman vannya dari kelas 10 sampai sekarang walaupun vannya bosan sih ngeliat temannya yang satu ini hehehheh tapi disisi lain vannya juga senang bisa sekelas lagi karena gak perlu repot-repot mencari teman baru. "Siapa sih nabrak lo, ceritain dong" pinta Rika pada vannya dengan tampang penasrannya. Vannya menceritakan kejadian yang baru saja ia alami kepada Rika Tampa ada yang tertinggal sedikit pun. Upacara pagi ini tidak mengubah suasana hati vannya yang badmood kerena kejadian pagi tadi. Vannya memilih duduk dengan teman-temannya dari kelas sepuluh yaitu Tania dan Rika. "Bete bangat sih, padahal gue ingin hari yang ceria dia awal masuk sekolah, malah tambah parah" gerutu vannya Tampa ia sadari apa yang telah ia ucapakan.
Hak Cipta Terpelihara
#448
el
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Forbidden Love
  • RAKA
  • Senja Pembawa Luka
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • EXCHANGE
  • About You And Me
  • ELVANADINE
  • ALENA &  ALDO
  •   Dia nadine

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi