Ungkapan Rasa Tanpa Suara

Ungkapan Rasa Tanpa Suara

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 12, 2017
Ini hanya sebuah kata Yang mampu menggambarkan rasa Yang mampu menggambarkan luka dan yang mampu menggambarkan senja Ya, senja senja yang dirindukan kala itu sangat menyenangkan saat hati bertemu dan menyatu dan saat rasa saling berkata Namun saat senja juga kita berpisah saat senja juga semua berakhir sudah seakan senja adalah saksi sebuah kisah kisah kita ditemukan kisah kita saling mengenal kisah kita saling tertawa bahagia
All Rights Reserved
#251
tangis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Peri Keceriaan
  • Cerita Tanpa Akhir [Completed] (Proses Penerbitan)
  • Reytara
  • Matahari Kecil
  • Sebelum Luka
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Lies of life
  • DEAR CAKRAWALA

Tidak semua rumah berbentuk bangunan, dan rumah bukan sekedar tempat untuk pulang, melainkan sesuatu yang membuat kita merasa nyaman dan tenang, membuat kita berpikir bahwa kita harus hidup lebih lama agar bisa terus berada di dekatnya. Jika kebanyakan orang menganggap bahwa seseorang merupakan rumahnya, lalu bagaimana jika rumah itu ternyata adalah sebuah buku? Sebuah benda mati yang setiap lembarnya selalu menjadi saksi bisu, tidak ada yang bisa ia lakukan selain diam dan menerima satu persatu kata yang mengandung banyak makna. "Buku itu akan menjadi sangat berharga, karna di sana, kamu bisa mengekspresikan segala hal, kamu akan merasa tenang, aman dan nyaman, kamu tidak akan merasa terpojok, tidak akan ada bantahan yang berujung menyalahkan, tidak ada nada tinggi yang membuatmu sakit hati." ~Chana happy readingg🔥

More details
WpActionLinkContent Guidelines