Gema di Langit

Gema di Langit

  • WpView
    Reads 430
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 19, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika ada satu bentuk cinta yang nyata di depan mata, jangan pernah kau menolaknya. Karena ketika kau berpura-pura biasa saja, padahal kau juga merasakannya, jangan menyesal jika pada akhirnya cinta itu pergi dan memilih tempat lain yang lebih layak mendapatkannya. Adalah Langit yang selalu berpura-pura, adalah Gema yang cintanya terlalu nyata, dan ada Awan yang selalu ada di antara mereka. Langit akhirnya memutuskan untuk pergi, dan dengan bodohnya membiarkan Awan mengambil alih. Padahal jelas-jelas hati Gema hanya untuknya. Lalu bagaimana perasaan Awan ketika tahu kalau hati Gema tidak pernah ada untuknya?
All Rights Reserved
#35
gema
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Revenger Cries New
  • Call It What You Want (END)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • CERPEN
  • Trust Your Heart [END]
  • MENGEJAR AWAN
  • ALENA SHANKARA AZELA
  • Cinta Dalam Dua Langit

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines