We hebben onze Inhoudsrichtlijnen bijgewerkt.
Bekijk de nieuwste richtlijnen om veilig verhalen te blijven delen.
Wishfully

Wishfully

  • WpView
    reads 86
  • WpVote
    Stemmen 36
  • WpPart
    Delen 4
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd woe, dec. 20, 2017
WpInfo
Fictie
Romantiek
Ego mengalahkan segalanya, itu benar. Bagi Dega Alevandra cinta adalah hal yang sepele. Ego menahan Dega untuk mengakui cinta yang telah ia rasakan dan memungkiri adanya cinta itu. Kesalahpahaman merubah segalanya, itu benar. Akibat sikap Dega pada Jingga Allamanda membuat Jingga beranggapan bahwa hati dan perhatian Dega bukanlah untuknya. "Aku tidak tau lagi rasa yang aku rasakan selama ini adalah rasa cinta atau hanya rasa ketertarikan belaka"
Alle rechten voorbehouden
#22
hated
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Real love
  • Traces in the Light
  • HALOALKANA
  • Silence In Their Minds
  • SESAL [COMPLETED]
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • Promise
  • Aqsanna

Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen