Sky Realm: Starting The Game

Sky Realm: Starting The Game

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 20, 2017
Sebuah game merenggut nyawaku ketika aku memainkannya. Namun, aku direinkarnasikan ke dalam game itu. Aku bertemu hal-hal menarik di kehidupan keduaku ini. Inilah kisahku, Kuroka Izumi, di dunia game Sky Realm. Novel keduaku, dan novel pertamaku yang bergenre isekai. Semoga menikmati. *Update: 1 chapter/minggu, setiap hari Rabu atau Kamis* Cover, aku edit dari DeviantArt dan Google.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • RE : BUILD
  • Come Back To Life As A Cheat Magician
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Dethroned : The True Villainess Reborn
  • Krull Not Cruel
  • A Life in Another World
  • Forever (Sudah Terbit)✔️
  • Reborn As a Lazy Villainess (Seri 2)
  • Fate/Grand Regalia (Cosmos in the Lostbelt)

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum pergi menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines