Hard Things

Hard Things

  • WpView
    Reads 751
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 1, 2018
"Ponsel lo." Viona mengerutkan keningnya saat salah seorang cowok menegurnya sambil mengulurkan tangan kanannya. "Kakak ngomong sama saya?" tanya Viona kebingungan. "Iya. Lo yang namanya Vio kan? Siniin ponsel lo. Mulai sekarang lo jadi cewek gue. Dan gue nggak nerima penolakan." ucap Angga. "Hah?" Kerutan dikening Viona semakin dalam setelah mendengar ucapan cowok yang tidak dikenalnya ini. Tatapan Angga turun mengarah pada tangan Viona yang sedang menggenggam ponsel, dan dalam hitungan detik ponsel tersebut sudah berpindah tangan padanya. "Ponsel lo gue pegang. Pulang sekolah tunggu di parkiran, gue anter." ucapnya sambil tersenyum dengan tangan yang mengusap puncak kepala Viona. Angga menyimpan ponsel Viona di saku celananya, dan berbalik pergi menuju kelasnya di lantai atas. Viona yang masih tidak mengerti apa yang terjadi langsung sadar saat seekor lalat hinggap di dekat bibirnya yang sedikit terbuka. Sesaat kemudian dilihatnya tangan yang tadinya sedang menggenggam ponselnya. "Eh ponsel gue? WOI BALIKIN PONSEL GUE?!" ...................................................................... "Dia itu cuma cowok pemaksa dan keras kepala! Gamau tau apa mau orang, yang penting mau nya dia harus terpenuhi. Orang kayak gitu harus dijauhin pokoknya! Titik!" -Viona Manuesya "Dia cantik, gue suka. Gue bakal buat dia jadi cewek gue. Gapeduli dia mau atau nggak, yang penting dia harus jadi cewek gue! Titik!" -Erlangga Alvariq copyright© by eriche. 14 Des 2017.
All Rights Reserved
#49
mila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Get Message From Me
  • Lavisya
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Angel(o)
  • The Most Wanted [SUDAH TERBIT] ✔
  • AKSATA (SELESAI)
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • DEVIAN [END]

"Jangan lupa nanti passwordnya kalau Kaela bilang 'Biskuit Gula-gula', jawabnya 'Enak dan menyehatkan!'. Kita tunggu penelepon pertama nih!" Tuut .... Tuuut .... Tuuuut .... "Halo?" Lucie terlonjak senang. "ENAK DAN MENYEHATKAN!!" teriaknya duluan tanpa mempedulikan suara di seberang sana yang belum menyebutkan slogannya. "Weh, siapa sih nih?!" Dahi Lucie mengerut. Lah kok bukan suara perempuan? Alih-alih suara riang yang menyambutnya, malah terdengar suara bentakan. "H-halo?" sapa Lucie pelan. "Lo siapa?" "Dih, nanya balik," cetus cowok itu. "Oke deh, kenalin, Dimas Anggara." Perasaan Lucie mulai nggak enak. Ia menatap ragu nomor yang tertera di ponselnya, menelan ludah pelan-pelan. "Sori, salah sambung." "Eeh, jangan ditutup dulu!" cegah cowok di seberang telepon. "Kayaknya gue tahu. Lo Lucie kan? Anak SMA Kasuari. Kelas 12 IPS 2. Yang cakep itu kan?" Tunggu. Dia bahkan tahu identitas Lucie! "Hah?" "Sip. Gue samperin besok ke kelas lo." Tut. Sambungan terputus. cover by @khia_fa

More details
WpActionLinkContent Guidelines