Is it true
  • Reads 637
  • Votes 183
  • Parts 5
  • Reads 637
  • Votes 183
  • Parts 5
Ongoing, First published Dec 13, 2017
cerita gadis desa yang bangun dari tidur nya , tapi semua berubah dalam semalam ,,,,,,

Berasal dari desa di Jawa tengah Indonesia Yoona adalah gadis cantik dan masih berusia 18th . 


Dalam semalam Yoona sudah berada di Korea dan beranggapan bahwa ini hanya mimpi tapi terasa sangat nyata ,,,

Sadar bahwa ini bukan lah mimpi Yoona harus berperan sebagai orang penting yang tak lain adalah seorang mahasiswa di universitasdongguk Korea Selatan , juga sebagai model iklan.

Keterbatasan bahasa membuat nya berfikir mustahil untuk bisa menjadi Lim Yoona sesungguhnya di Korea Selatan , tapi keajaiban tiba karena ia bisa begitu fasih berbahasa Korea 

Seperti memiliki 1 tubuh namun 2 raga ....
All Rights Reserved
Sign up to add Is it true to your library and receive updates
or
#458tiffany
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
FORBIDDEN BONDS cover
Strawberry Boy [SKYNANI] Selesai. cover
Serena'de cover
Rasya cover
Kehidupan Kedua Cello [END] cover
MPREG NCT cover
Mencintai Suami Bu Dosen (Taekook - GS) (On Going)  cover
Stars Behind the Darkness 2 cover
MENJADI BABY SITTER  cover
MATHERA cover

FORBIDDEN BONDS

47 parts Ongoing

Menikah dengan ayahnya sendiri? Jika ada keluarga yang paling gila, itu adalah keluarga Anathama, keluarga dengan peraturan dan tradisi tak masuk akal, harus menikah dengan yang sedarah, yang sayangnya dianggap normal bagi Anathama. Cinta bukan pilihan, tapi takdir yang harus diterima. Dalam tradisi kelam ini, seorang cucu harus memilih antara melawan takdir atau terjerat dalam permainan keluarga yang mematikan. Selayaknya permainan dadu, setiap putaran yang acak seakan memiliki pilihan yang sama, yang tanpa sadar merenggut kebebasan Samantha, yang dipaksa menikah dengan ayah kandungnya. Anathama tak pernah sudi jika darahnya ditoreh darah dari keluarga lain, sekalipun keluarga itu bangsawan kelas atas. Apakah Anathama bisa dihancurkan? Apakah tradisi gila yang turun temurun itu bisa dilengserkan?