Story cover for ENDLICH by sumtrsh
ENDLICH
  • WpView
    LECTURAS 318
  • WpVote
    Votos 43
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 318
  • WpVote
    Votos 43
  • WpPart
    Partes 6
Continúa, Has publicado dic 14, 2017
Gadis: "Negara ini memang butuh orang yang berkependidikan, tapi gue rasa Negara ini lebih butuh manusia berkependidikan yang 'berhati' dan bertanggung jawab. Bukan manusia berkependidikan yang mempelajari hati, tanpa tau fungsinya. Sehingga nggak ada lagi orangtua yang mengabaikan tanggung jawabnya, dan dengan nggak punya hatinya mentelantarkan anaknya."

-----
Guntur: "Lo perlu memahami semesta lebih dalam lagi. Semesta memang senang menjungkir balikan keadaan, semesta senang membuat kita merasa jatuh, tapi bukannya kita perlu jatuh untuk tahu caranya bangkit?"


-----
Asma: "Ada yang mengaku sendiri itu menyenangkan, ada yang mengaku sendiri itu hampa dan kosong. Menurutku, nggak ada kata sendiri, bukankah Tuhan selalu menemani kita? Hanya orang-orang yang malas berfikir ketika mereka berkata bahwa mereka hanya sendiri."


-----
Aldo: "Hidup itu jangan terlalu monoton, kita perlu tahu rasanya bahagia juga pilu. Kita perlu bercanda, asal nggak melewati batas kayak gue."
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir ENDLICH a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
 ANATHA  de aleava14
15 partes Concluida
' Suka dan Lara adalah sebuah fakta dimana kata itu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. kadang manusia bahagia, terkadang juga menderita. seperti roda yang berputar, kadang berada di atas memandang kebahagiaan dan terkadang dibawah menjalani penderitaan. tak selamanya bahagia dan tak selamanya menderita. ' " Hidup lo jauh lebih beruntung dibanding gue! gue capek! gue sakit! gue tersiksa! gue lelah!. lelah menjalani dan menghadapi semuanya, sakit kalau harus bertahan menyerah pun percuma udah terlanjur sakit. apalah daya? gue hanya seorang manusia biasa yang mungkin Tuhan sedang menghukum gue" Lirih nya ~~~ Anatha Putri Azriel ~~~ " Ingat! lo masih punya gue, gue siap bantu lo, gue terima lo apa adanya dan gue bakal Perjuangin lo! lo gak sendiri didunia ini. Percaya lah! semuanya akan indah pada waktunya. " ucapnya ~~~ Rakana Lee ~~~ Gadis dengan sejuta cerita kelam membuatnya dihantui setiap saat. menyembunyikan luka dan menanggung beban derita membuatnya terbiasa dengan masalah yang datang seiring berjalannya waktu. Disaat itu Tuhan mempertemukannya dengan laki-laki yang ikut masuk dalam masalah Anatha. Apakah Lee mampu memperbaiki dan menyelesaikan masalah Anatha? Ataukah malah ikut terjerumus dan terjebak dalam masalah Anatha? Baca aja langsung kalo mau tau kelanjutan ceritanya,,, Yuk mampir ke cerita pertama akuu,,,, Quotes ada di " SEBUAH UNGKAPAN DARI SEBUAH RASA " follow and follback " JULEHA014" baca juga ceritanya. semoga kalian suka: ^ selamat membaca happy Reading:^
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Because I'm Stupid (End) cover
ALTHA  cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
[NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔ cover
Grateful (TAMAT) cover
Arsyilazka cover
 ANATHA  cover
WORLD IS A TRAP 🌎 [SUDAH TERBIT] cover

Living with Brothers [TAMAT]✓

49 partes Concluida

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa