Till I Reach It [Complete] - Revisi

Till I Reach It [Complete] - Revisi

  • WpView
    Reads 109,974
  • WpVote
    Votes 6,697
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 14, 2018
Dwi berpikir bahwa ia harus mencari pasangan karena usianya yang sudah cukup matang yaitu 32 tahun. Tidak mungkin sampai tua ia akan melajang terus, ada saatnya ia tidak bisa berbuat apa-apa dan ia butuh seseorang yang mau mengurusnya. Ia butuh seorang wanita yang mampu menerima 'kekurangannya'. Apa sebenarnya kekurangan Dwi? ☪☪☪ Cinta tidak melulu bahagia, senang, happy, adakalanya merasa sakit, luka, tapi yakinlah, esok, luka dan sakit itu akan membuat senyum terukir dengan manis kala mengingatnya... Cinta berasal dari hati, bukan karena fisik, sifat dan sikap Cinta merupakan manipulasi dari rasa sayang, suka, kagum dan obsesi yang menjadi satu.
All Rights Reserved
#350
complete
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Allah
  • TAKDIR TERBAIK (TERBIT)
  • Caramel Sunset (COMPLETED)
  • Jangan Menjauh
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • My Name is Rain
  • TOUCHED (End)
  • Tubuh Ini Milikku Lagi
  • only you one is mine
  • (END) Senyummu Cantika

Semua di dunia ini sudah ada takdirnya termasuk jodoh. ~~~ Paras cantik, pendidikan tinggi, dan karir sukses sudah berhasil Fiza raih diusianya yang sekarang menginjak 27 tahun. Umur yang sangat matang untuk seorang gadis menikah. Bahkan kebanyakan orang menganggap umur segitu sudah terlalu tua atau biasa disebut perawan tua. Bukan karena tidak ada yang menyukainya, gadis ini sudah mempunyai kekasih. Trauma masa kecilnya membuat Fiza berpikir dua kali untuk ke pelaminan. Keinginan Bunda yang tiba-tiba menginginkan cucu dan mendesak Fiza untuk menikah membuat gadis ini memutar otak untuk terus menolak. Bunda tidak setuju kalau anak semata wayangnya menikah dengan pacarnya. Bunda mempunyai calon sendiri untuk putrinya itu. Karena Bunda tidak mau apa yang terjadi dengannya dulu terulang kembali pada anaknya ini. "Enak kali ya, Za. Punya cucu sendiri?" "Please deh, Bun. Jangan ngode terus!" "Kamu sih lama banget mau nikahnya," balas Bunda menekuk wajahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines