Story cover for Memories by Huriah_fadilah
Memories
  • WpView
    Reads 2,665
  • WpVote
    Votes 402
  • WpPart
    Parts 30
  • WpView
    Reads 2,665
  • WpVote
    Votes 402
  • WpPart
    Parts 30
Ongoing, First published Dec 14, 2017
(Sequel dari Mysterious Girl)

Cover by : svegetables


Kepergiannya membuka luka, dan membawa sebuah perubahan pada seseorang.

Hari-hari serasa sunyi tanpa suaranya. Duka itu masih tersimpan dalam hati banyak orang.

Dan datanglah seseorang, seseorang yang mengingatkan dirinya. Kedatangan orang itu hampir membuat semuanya seperti dulu.

Tapi, takdir memang selalu mempunya rencana disetiap pertemuan. Rencana yang selalu membuat orang terkejut.
All Rights Reserved
Sign up to add Memories to your library and receive updates
or
#218dinda
Content Guidelines
You may also like
Friendship In Love by reny-uch
15 parts Complete
"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")
You may also like
Slide 1 of 9
Why Friend? cover
About SAMANTHA cover
Alca || Selesai cover
ALEENA cover
FROST cover
[ END ] A HOME FOR STOPOVER ✔ cover
Friendship In Love cover
Strange Girl  ✔️(Revisi) cover
Walk On Major cover

Why Friend?

20 parts Complete

[Jangan lupa follow sebelum membaca] *** "Ay, boleh nggak gue pinjem topi lo?" Ayleen hanya mengangguk, lantas memberikan apa yang diinginkan pemuda itu. Namun ternyata, barang yang ia pinjamkan bukan untuk dipakai, melainkan diberikan kepada gadis lain. Bukan, ini bukan kisah tentang Ayleen yang menjadi seorang sadgirl. Ia tidak akan membiarkan dirinya menangis karena Arsen, sahabat tercintanya itu. Hanya saja, ini terlalu sulit. Terlalu sakit pula jika terus menerus terjadi. Tapi, mau bagaimana lagi? Kebahagiaan Arsen adalah segalanya untuk Ayleen. Bahkan jika Arsen meminta dirinya berkorban, Ayleen akan memberikannya dengan senang hati. Selama Arsen masih bisa tersenyum, Ayleen tidak akan menolak. Sampai kapan pun (katanya). Hingga suatu saat semesta mengirimkan Refan dalam hidup Ayleen. Pemuda yang setia menunggunya. Pemuda yang rela menjadi sekedar pelariannya. Juga pemuda yang senantiasa bersabar dengan segala kebodohannya. Akankah Ayleen bisa mencintai Refan dengan sepenuh hati? Ataukah Arsen akan menyadari kehadiran Ayleen dan membalas cintanya?