Story cover for The Sleeping Alpha  by Blueablle
The Sleeping Alpha
  • WpView
    Leituras 3,131,738
  • WpVote
    Votos 278,761
  • WpPart
    Capítulos 42
  • WpView
    Leituras 3,131,738
  • WpVote
    Votos 278,761
  • WpPart
    Capítulos 42
Em andamento, Primeira publicação em dez 14, 2017
"Seperti halnya sang Putri Tidur dalam cerita dongeng Anak-anak, yang harus mendapat ciuman magis dari sang Pangeran, cinta sejatinya, agar terbangun dari kutukan.

         Begitupun Arthur, ia memerlukan Mate nya, belahan jiwanya, cinta sejatinya untuk membantunya terbangun dari sihir yang membelenggu dirinya."












[Story by : Blueablle]



©2017



All pict from pinterest.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar The Sleeping Alpha à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#19luna
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Rumah Tanpa Suara cover
Pegasus cover
SKY EARTH || SUDAH TERBIT cover
Exploding Love: A Kingdom Tale Comes True (Bakugou Katsuki) cover
Kiss of The Damned [TERBIT] cover
Gumiho! Is My Mate? cover
My Luna [End] cover
Dark Snow White [JINRENE]√ cover
Cerita Mereka cover

Rumah Tanpa Suara

40 capítulos Em andamento

The CEO Who Protected Her Soul mengisahkan perjalanan emosional tiga hati yang dipertemukan oleh cinta, penyakit, dan waktu yang tak pernah benar-benar berpihak. Dimas Raylen Putra Wijaya adalah pria hangat dan setia yang hidupnya berubah saat bertemu kembali dengan cinta pertamanya, Nadira Ravenclaw Kusumawardhani-Nadira atau Della-gadis lembut dengan senyum yang menyimpan rahasia besar. Di balik ketegarannya, Nadira menyembunyikan kondisi kesehatan serius yang membuat setiap detik hidupnya terasa seperti hadiah yang rapuh. Di tengah mereka hadir Heksa Sunjaya Pramuditya, Dokter yang merawat Nadira, sekaligus pria yang perlahan jatuh cinta pada pasien yang seharusnya hanya ia lindungi secara profesional. Heksa berdiri di antara sumpah medis dan perasaan yang tumbuh diam-diam. Ketika cinta Dimas dan Nadira kembali bersemi, waktu justru menjadi musuh utama. Pilihan-pilihan berat harus diambil: mempertahankan cinta, atau melepaskannya demi kebahagiaan orang lain. Di antara detak jantung yang melemah dan harapan yang terus berusaha hidup, kisah ini bertanya satu hal sederhana namun kejam: apakah cinta selalu harus memiliki, atau terkadang cukup dengan merelakan?