Muka Palsuku

Muka Palsuku

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 15, 2017
Selama ini ku gelar muka tak berkeming Akan semua injakam langsung di mukaku Tanpa kusadari bahkan mukaku rata dengan tanah sekarang Kau yang melakukannya Kau yang katanya pujaan hati Yang justru bumerang besar bagiku Yang selalu tanpa rasa bersalah Kau dekap aku dalam kerusakan Sudahlah ku lelah dalam hubungan ini Ingin ku lepas dari dekapanmu Dan pergi bebas tanpa alasan Tanpa ku menyesal dengan itu Memang sempat ku berfikir Aku mencintaimu tanpa alasan Syarat bahkan apapun itu Tapi kini ku sadar kau tak mencintaiku Kau hanya merasa tertarik denganku Dan secepat kilat kau mengambil keputusan berada di sebuah hubungan ini Sudah lah jujur saja Mungkin ku belum siap membuka nya lagi Tapi aku yakin suatu saat penjara ini akan terbuka lagi Dan kumohon terbukalah ketika ku sudah siap Dan lebih bisa menelisik semua kemungkinan yang akan terjadi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • Cahaya Dirimu
  • Black Rose
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • flashback~
  • BarraKilla
  • MORALLESS
  • YOU
  • I WONT GIVE UP

"Let's break up, Mas." Kepalanya yang tadinya menunduk, kini menatap lurus ke arahku dengan kedua bola mata yang berkaca-kaca. Entah sedang menahan tangis atau menelan rasa penyesalan. "Mungkin Mas emang nggak selingkuh," aku menjeda kalimatku sebentar. "Atau lebih tepatnya belum sempat selingkuh karena terlanjur ketahuan." Dia berusaha menyanggah argumen yang aku berikan, tetapi urung melakukannya karena aku mengangkat tanganku untuk memintanya berhenti. "Tapi sayangnya keduanya gak ada bedanya, Mas." Mati-matian aku menahan air mata yang ingin keluar, tidak sudi untuk menunjukkan kesedihanku pada laki-laki yang terlampau baik ini. "Entah Mas melakukannya atas dasar kebaikan sesama manusia atau perasaan lain yang belum selesai, aku tetap tidak akan mentolerirnya." "Just because you love me, doesn't mean I feel loved by you." "Just because you want to be a good person, doesn't mean you can treat everyone the same." Aku mengambil napas dalam dan menghembuskannya perlahan. "Karena dalam prinsipku ada batas yang jelas antara pacar dan mantan pacar atau teman."

More details
WpActionLinkContent Guidelines