ELANG & ELENA

ELANG & ELENA

  • WpView
    Reads 130,726
  • WpVote
    Votes 5,475
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[COMPLETED] Elang cowok tampan tak tersentuh dia penyendiri. Buku buku tebal selalu menemaninya. Dia sama sekali tidak culun hanya saja dia menjauhi segala jenis manusia urakan. Termasuk Elena cewek cantik tajir primadona di sekolah, tapi sayang dia tukang bully, penindas, satu lagi tingkat kecerdasannya dibawah rata- rata itu yang membuat Elang begitu menjauhi gadis itu. Tapi karena sebuah taruhan, Elena harus bisa mendapatkan Elang. Dia selalu berusaha mendekat setiap detik dan harinya bahkan dia rela melakukan apapun demi dekat dengan laki-laki itu. Tapi pada akhirnya tak ada yang menang disana. Karena ada Aldi pahlawan kesiangan yang tiba-tiba datang untuk mengembalikan Elena ke jalan yang benar. Belum lagi ada Mela good girl di sekolah yang mendapat keberuntungan untuk bersama Elang. Ketika harapan untuk bersama tak lagi ada! •• ELANG •• "Lo ngerti kata PERGI gak sih? Jauh jauh dari gue, gue anti sama cewek kayak lo!" •• ELENA •• "Semakin lo ngusir gue, gue makin semangat untuk mendekat!"
All Rights Reserved
#2
firstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • CINTA YANG NYATA
  • Gone(✔)🔚
  • SI TAMPAN AERO
  • GASA [end]
  • Bad-Boy (Complete)
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • GALTHAR
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines