Patron Of Heart

Patron Of Heart

  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 19, 2018
Kejadian demi kejadian terus terjadi. Berpisah, bertemu cinta, perperangan, sampai kepada titik akhir yang entah seperti apa jadinya. "Kak, mungkin sekarang kau tak lagi sama. Tapi kau tetaplah kakakku jauh didalam hatiku". *** Hai semua. Ini adalah karya pertama saya di wattpad. Kalau ada kekurangan pada segi cerita dan penulisan, mohon dimaklumi. Memang untuk fiksi remaja, menurut saya ini tergolong berat. Namun saya tetap mencoba. Semoga kalian suka karya pertama saya ini. Selamat membaca..
All Rights Reserved
#17
tempur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAGA
  • FIRST LOVE (TAMAT)
  • Paradise
  • Black symphoni and alluring white vow
  • Bertumpu
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠���𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Girls ( Woman)
  • REGATHAN [END]
RAGA

[ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ] [ ON GOING ] Sejak awal, Raga dan Elgara sudah mengetahui sebuah rahasia besar tentang keluarga. Bahwa keduanya memang bukan terlahir sebagai saudara kandung, pada kenyataannya Raga sangat membenci Elgara, karena menurutnya Elgara selalu merebut semua yang ia inginkan. Mulai dari menjadi ketua klub musik di sekolah, menjadi murid berprestasi, dan yang paling penting menjadi kesayangan dan kebanggaan kedua orang tuanya. Raga membenci semua orang yang melihatnya sebelah mata, terutama mereka yang selalu melihatnya dengan bayang-bayang Elgara. Di mata banyak orang, Raga selalu terhimpit oleh sosok Elgara, tak pernah dilihat untuk dirinya sendiri. Namun, tidak untuk Kaliya Idistia, perempuan pemilik senyuman paling manis yang selalu tampil ceria dan memiliki hobi mengganggu kehidupan seorang Raga Agrana. - Kalo kata Raga. "Semesta akan tetap melaju, walau hidup bagai raga yang terus murung terpasung mendung. " Selamat menikmati cerita Raga, di mana setiap langkah membawa kita lebih dalam ke dalam lorong waktu yang penuh kejutan tak terduga. HIGHT RANK : #2 favorite ( 30-06-2025 )

More details
WpActionLinkContent Guidelines