Patron Of Heart

Patron Of Heart

  • WpView
    Membaca 312
  • WpVote
    Vote 51
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mar 19, 2018
Kejadian demi kejadian terus terjadi. Berpisah, bertemu cinta, perperangan, sampai kepada titik akhir yang entah seperti apa jadinya. "Kak, mungkin sekarang kau tak lagi sama. Tapi kau tetaplah kakakku jauh didalam hatiku". *** Hai semua. Ini adalah karya pertama saya di wattpad. Kalau ada kekurangan pada segi cerita dan penulisan, mohon dimaklumi. Memang untuk fiksi remaja, menurut saya ini tergolong berat. Namun saya tetap mencoba. Semoga kalian suka karya pertama saya ini. Selamat membaca..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
tempur
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Paradise
  • My Home [Hujan Series]
  • REGATHAN [END]
  • Fifa Story [END] ✔
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • ReinSheria [COMPLETED]
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan