Story cover for Bad Boy by Homehalu
Bad Boy
  • WpView
    Reads 29,818
  • WpVote
    Votes 847
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 29,818
  • WpVote
    Votes 847
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Dec 15, 2017
"Mulai sekarang lo jadi pacar gwe,gwe gak terima penolakan"kata orng tersebut dan sukses membuat mata naya melotot

"Tapi kan-"ucap naya terpotong oleh Alex ya orng yg menembak naya itu alex

"Gwe gak terima penolakan"ucap alex tegas dan tak terbantah

"Tpi gwe gak mau jadi pacar kakak"ucap naya melawan

"Gak lo harus jadi pacar gwe!! Dan satu lagi jangan deket deket sama cowo lain kecuali kakak lo sama papa lo ngerti sweety"ucap alex dengan nada melembut tapi mengancam

Naya hanya pasrah dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
All Rights Reserved
Sign up to add Bad Boy to your library and receive updates
or
#576possesive
Content Guidelines
You may also like
(BL) Baby You Don't Know ME [Narusasu]  by Sebutsaja_bambang
16 parts Ongoing
Ini cerita Narusasu pertama.. Hmmm ya gak tau bagus pa enggak cus baca aja lah yahhhh.. Btw cerita ini, akan mengubah banyak cople. Jadi tolong hargai meski kalian gak suka. Case : -NarutoXSasuke -KisameXItachi -MinatoXFugaku -ObitoXkakashi -ShikamaruXNeji -AlbertXRanmaru (Ikoku Irokoi Romantan) -AshamiXTakaba (Viewfinder) ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ Di hadapkan dengan dua pilihan membuat Naruto Namikaze bimbang. Entah dia harus memilih mengurus perusahaan atau mengurus Organisasi Yakuza yang di pimpin oleh mendiang Ayah nya dulu. Dan di sisi lain, dia pun harus dengan berat hati, mengantarkan Sasuke Uchiha, kepada kekasih nya. Yang mana saat ini, Sasuke masih berstatus sebagai pasangan nya. Dia dan Sasuke menikah di saat remaja. Hendak nya mempertahankan Sasuke. Tapi di sisi lain, Organisasi yang akan dia genggam. Melarang nya memiliki hubungan yang terikat. Baik dengan lawan Jenis maupun Sesama Jenis. Maka dari itu, Naruto pun melepaskan Sasuke. Tepat saat, perasaan si Raven mulai terpusat kearah nya. " Jangan pergi, aku mohon. " " Aku tidak akan pergi, aku janji. " " DOBE!. " " Naruto sudah pergi, kau harus merelakan dia, Sasuke.." " Tidak Ayah, tidak! Dobe - ku tidak boleh pergi! Tidak!. " " Kau tidak mengerti aku, Sasuke. " " Maka ceritakan padaku agar aku mengerti! Jangan pergi lagi, komohon jangan hiks,, jangan Dobe jangan. " " Tangan ku sudah sangat kotor, tubuh ku penuh dengan dosa. Tidak boleh aku menyentuh mu yang masih putih. Kau tidak boleh terkena noda hitam dari tangan ku. " " AKU TIDAK PERDULI! AKU MENCINTAIMU, DOBE! AKU SANGAT MENCINTAI MU, komohon.. Hiks,, hiks,, tetap lah di sisi ku, hiks,, hiks,, aku sakit tanpa mu Dobe, aku sakit.. " " Maafkan aku, aku harus pergi. " " DOBE!!. " ...... Yah begitulah drama ini akan teyus berlanjut.... 17 : 24.. Sebutsaja_Bambang
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
43 parts Ongoing
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
BITCH OF LOVE🔞 ( PoohPavel Short Story ) END by Caa_TinNaret
5 parts Complete
" KAU BADJINGAN TIN !! LEPASKAN AKU SIALAN " - Naret Plak!!! satu tamparan kuat melayang ke arah pipi mulus Naret, tatapan mematikan dari seorang Krittin kitjaruwannakul memenuhi ruangan itu yang semakin membuat siapa saja yang berada di sana takut. Krittin melemparkan tubuh Naret ke atas ranjang dan menarik tangan nya ke arah sudut-sudut tempat tidur, mulut yang mengeluarkan darah akibat tamparan kuat yang di berikan oleh Krittin membuat nya meringis kesakitan. mencengkram kuat rahang milik Naret " jika aku badjingan, lalu kau apa? selain menjadi pengkhianat kau juga seorang jalang ! " beralih menarik tengkuk Naret dan melahap rakus bibir yang kini mengeluarkan darah itu " uh-uhmm~ " satu desahan kecil terdengar oleh telinga Krittin yang berasal dari Naret yang mencoba memberontak namun tak bisa sebab tangan yang kini masih di rantai melepaskan ciuman itu dan langsung merobek baju Naret sehingga menampakan dua buah dada yang mulus nan putih itu " haaaa~ sebelum nya aku menyukai semua tentang mu Naret... aku mencintai mu setulus hati ku padahal aku seorang bajingan yang sebelum nya aku tak pernah berniat mencintai siapapun " menatap wajah ketakutan Naret yang terlihat begitu sexy di hadapan nya " tapi lupakan soal itu, i catch you babe and i'll fuck you " membuka resleting celana nya yang sudah terasa sangat sempit itu, dan mendekat ke arah telinga Naret . " until you die~ " bisikan yang di dampingi seringai jahat milik krittin WARNING ⚠️⚠️⚠️ - BxB - homopobic silahkan menyingkir !!! - kekerasan seksual - bdsm - toxic relationship - adult cerita ini murni imajinasi saya!! no plagiat.
You may also like
Slide 1 of 10
Katanya Jadi Anak Terakhir Enak - WOONHAK [Terinspirasi dari kisah nyata] cover
(BL) Baby You Don't Know ME [Narusasu]  cover
ajinanta (HIATUS) cover
Prison Of Twinflame  cover
 Possessive Of Love (KTHxINY) ✔ cover
ADIKARA ELUSIF cover
 Alvaro [Belum Di Revisi] cover
CORRUPT ME [SKYNANI X DEWTEE] [REVAMPED VERSION] cover
BITCH OF LOVE🔞 ( PoohPavel Short Story ) END cover
Fucking Hurts cover

Katanya Jadi Anak Terakhir Enak - WOONHAK [Terinspirasi dari kisah nyata]

14 parts Ongoing

Sejak hari itu, ayah tak pernah lagi menginjakkan kaki ke rumah. Tapi bayangannya masih menempel di tiap sudut di kursi kayu ruang makan, di seragam kerja yang masih tergantung di lemari, bahkan di kepala Wilano yang mulai sulit membedakan antara rindu dan benci. Dan suatu sore, saat langit menggantung kelabu dan gerimis turun perlahan, ledakan itu terjadi. "Gue bakal ke rumah Ayah bentar, mau ngobrol langsung," kata Rian pelan, mengambil jaketnya di gantungan. Suaranya hati-hati, tapi cukup untuk membakar emosi Seno yang sejak pagi sudah seperti bom waktu. "Ngapain lo ke sana?! LO PILIH DIA?!" Semua yang ada di ruang tengah menoleh. Suara Seno menggelegar, membuat udara di rumah seperti bergetar. Rian menoleh cepat, matanya melebar tak percaya. "Gue cuma mau bicara, Sen. Dia tetap ayah gue juga. Lo gak bisa larang gue ketemu orang yang selama ini ngerawat gue!" sahut Rian, nadanya naik. "Dia bukan ayah lo. Dia pengkhianat. Dan siapa pun yang masih mau bela dia... gak layak tinggal di sini." Suasana berubah tegang. Jaya berdiri setengah badan, siap menengahi kalau sewaktu-waktu keadaan makin memanas. Theo mengerutkan alis, tapi tetap tak banyak bicara. Wilano menatap semuanya dengan mata membesar. Dia tak mengerti, mengapa semuanya harus sejauh ini. Leon, yang sedari tadi diam, berdiri perlahan. "Kalau lo pikir begitu... gue ikut Bang Rian."