Story cover for Harapan  by weniiprasitaa
Harapan
  • WpView
    Reads 915
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 78
  • WpView
    Reads 915
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 78
Ongoing, First published Dec 15, 2017
Dalam setiap kata, tidak semua bisa dipahami begitu saja. Kau butuh waktu  dan kau juga butuh menganalisa. Layaknya laporan berkas, namun ini sangat terbatas untuk sekedar pemahaman.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Harapan to your library and receive updates
or
#453maaf
Content Guidelines
You may also like
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah by akmal1505
25 parts Ongoing Mature
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
You may also like
Slide 1 of 7
Five Second Minutes  cover
Fade into the Moonlight [Selesai] cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
Surat dari Masa Lalu cover
Take me back to the night we met cover
Time For Opportunity cover
SasuHina - Kau Dimana cover

Five Second Minutes

14 parts Complete Mature

"Lo cuma butuh 5 menit doang buat semuanya berubah,trus lo sekarang baru nyesel iya?" "Ra plis dengerin penjelasan gue" "Penjelasan apa lagi? Sorry walaupun lo temen gue, tapi kalo lo nyakitin sahabat gue gue gakan terima itu semua " "Ra sorry " "Lo juga! Gue ga habis pikir sebenernya sama kalian maunya apa sih"