Mora & Megan 2

Mora & Megan 2

  • WpView
    Reads 332,131
  • WpVote
    Votes 9,912
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2020
Mora dan Megan terpaksa harus menjalani Long Distance Relationship saat Mora harus menempuh S2 di Kota Jakarta. Sementara Megan harus menetap di Bandung karena harus mengurus bisnisnya dengan 'Destroyer'. Janji mereka, keinginan mereka, begitu tersusun indah hingga seiring berjalannya waktu, ternyata takdir berkata lain. Hubungan itu bagaikan kandas tak bisa dipertahankan lagi, hancur sudah semua janji dan keinginan itu. Rasa kecewa hadir, ketika ternyata harapan tak berjalan sama dengan kenyataan. Cerita ini memberikan pemahaman yang baru soal betapa berharganya waktu, dan sebuah pertemuan. Bagaimana indahnya menghargai dan bagaimana sulitnya mencoba berbahagia ketika keadaan mengharuskan kita melepaskan orang yang kita cintai. ©2019 by DEWISAVTR
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Game Over: Losing Control
  • Forced to be Yours
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • Lost In Your Song
  • Dilema (On Going)
  • Break The Mold [END]
  • Kelas A [End]
  • FRIENDZONE [TERBIT]
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines