Jalan Cinta Dari-Nya

Jalan Cinta Dari-Nya

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
"Kenapa mama ninggalin aku sendiri?... Hiks" ucap Zahra disela isak tangisnya. "Ikhlaskan lah Raa, jangan seperti itu, istighfar... Itu akan memberatkan mamamu disana" ucap neneknya yang berada disampingnya kini. "Nenek ada disini, nenek akan menemanimu disisa umur nenek" ucapnya kembali. Neneknya pun membawa Zahra kedalam pelukannya, mencoba menenangkanya dengan kata kata yang dibisikan ke telinganya. Isak tangisnya pun mulai reda, ia harus mengikhlaskannya. Bagaimana pun ini takdir yang telah Allah tentukan kepadanya, kehilangan orang yang paling di cintai meskipun sakit tapi ia harus yakin ada hikmah dibalik semua ini.
All Rights Reserved
#102
romansaislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI
  • TAKDIR DILANGIT PESANTREN (ON GOING)
  • Jalan Halal [REVISI]
  • reminisce before I go
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • the best choice
  • Kebenaran Rindu

"assalamu'alaikum,Zaujati"ucap Ilyas mengusap kening Chika hal itu berhasil membuat wajah Chika memerah. "ya allah, ternyata gini rasanya baru bangun udah jadi istri." ucap Chika menatap langit-langit kamarnya, tak berani menatap manik mata milik Ilyas.sebab itu membuat jantungnya berdebar lebih cepat dari biasanya. . . . . Khanza Asiska Mizela Az-zahra atau kerab Chika gadis 17 tahun yang dikenal bar-bar dan enggan menaati peraturan. Tak pernah terlintas dalam benaknya bahwa di usia semudah ia harus menerima tadkirnya yang dijodohkan dengan anak dari teman Ayah sambungnya. Ilyasa Rizaidan Fathariano atau kerab Ilyas seorang pemuda yang berusia 24 tahun yang memiliki pemahaman agama yang baik,ia merupakan lulusan terbaik yang University Of Toronto,Canada.ia juga seorang Hafidz Qur'an dan juga seorang Gus yang kini mengurus Pesantren Sulaiman Darussalam setelah memutuskan untuk resign dari pekerjannya sebagai Arsitektur untuk mengabdi dirinya pada Pesantren Keluarganya. Bagi Chika, pernikahan ini terasa begitu tiba-tiba, membuatnya bingung dan tak tau harus bersikap seperti apa. Namun, hal itu berbanding terbalik dengan Ilyas, yang merasa sangat beruntung kembali dipertemukan dengan Chika setelah bertahun-tahun berpisah. Bagi Ilyas,pernikahan ini adalah anugerah.Tapi bagi Chika,ini justru awal dari perjalanan yang penuh dengan kebingungan dan debaran yang tidak bisa ia pahami. Apakah Chika bisa menerima Takdirnya?Ataukah sifatnya akan membuatnya semakin kesulitan untuk menyesuaikan dirinya? ⚠️WARNING!!⚠️ cerita ini dibuat murni atas hasil pemikiran saya sendiri,dilarang keras menjiplak/mengcopy paste karya saya. follow IG @wp.auroscorpio

More details
WpActionLinkContent Guidelines