Aku muslimah bercadar

Aku muslimah bercadar

  • WpView
    Membaca 1,455
  • WpVote
    Vote 54
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 1, 2018
Awalnya aku ragu untuk memakai cadar. Aku selalu dibilang "so alim", " aneh" dan kata-kata lain yang menyakitkan hatiku. Namun setelah bertemu dengan maria, anak pesantren yang kemudian menjadi sahabat terbaikku, aku tidak lagi ragu untuk memakai cadar dan pakaian yang syar'i. Dengan memakai cadar itu, aku teringat ibuku yang selalu memakai cadar. Namun, kenyataan berkehendak lain. Ibuku meninggal karena kecelakaan saat sedang mencariku. Dulu aku tidak bisa menjaga auratku. Aku mengikuti pergaulan dengan teman dancer yang pakaiannya sangat minim sekali. Aku selalu pulang larut malam karena mengikuti kegiatan itu. Saat aku pulang, ku lihat banyak orang dan ku temukan tubuh ibuku yang terbaring diruang tamu. Air mataku terus mengalir mengingat kejadian itu. Aku menyesali itu semua. Hingga akhirnya, setelah aku bertemu maria, aku bertemu dengan seseorang yang sangat aku kagumi. Seorang anak kiyai besar pengasuh pondok pesantren al-hikmah, jawa tengah. Dia adalah gus asif.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#44
jjs
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • AKSARA R. A
  • Gus Your Mine!
  • GuS [END]
  • Ning Tersembunyi(on Going)
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Ijbar [Selesai]
  • KISAH KAU DAN AKU

[Spiritual-Romance] Assalamualaikum, Gus A story by akufani Telah terbit di Jaksa Media ⚠ Dihapus guna kepentingan penerbitan⚠ ••• Tunggu dulu, tadi abah bilang apa? Menantunya? Dengan siapa? Kan anak abah yang laki-laki cuma aku. Jangan-jangan? Nggak-nggak ... aku nggak mau kalau dijodohkan dengan bocah modelan Nayya, batin Gus Alif. Tak beda dengan Gus Alif, di dalam hati Nayya pun sedang menggeram. What? Nikah dengan Gus Songong itu? Ogah! Mending nggak nikah seumur hidup daripada sama dia. Dua orang yang saling bertentangan, kemudian disatukan dalam sebuah ikatan suci bernama pernikahan, karena suatu kesalahpahaman. Sanggupkah keduanya menghadapi semua badai dan rintangan yang menghadang? •••

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan