Aku hanyalah senja yang selalu berusaha datang disetiap harinya, walau harus menunggu dengan dinginnya malam, sejuknya pagi, dan panasnya siang, setidaknya aku pernah ada untuk membuatnya senang.
Dia satu-satunya orang yang mengerti aku selain keluargaku
Dia satu-satunya orang yang selalu ada untuk ku
Saat sedih, senang maupun susah dia tidak pernah sedetik pun jauh dari sisiku
Dia hadir dalam hidup ku sebagai seorang sahabat yang selalu mengisi hari-hari ku dengan berbagai warna yang indah
Aku tak pernah menyangka bahwa seandainya dia adalah cinta sejatiku
Entah sejak kapan aku menyadarinya, yang aku tau bahwa aku benar-benar menyayanginya