PELANGI- Finish (New Version)

PELANGI- Finish (New Version)

  • WpView
    Reads 18,097
  • WpVote
    Votes 1,067
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Feb 15, 2022
⚠ [RBO] karya k-1 Follow dulu ya... Menyesal, itulah yang dirasakan seorang Nur Aisyah. Ketika dia mengetahui kebenaran tentang jati diri dari seorang Nico. Tak seharusnya pria yang telah berstatus resmi menjadi suaminya itu menyembunyikan hal besar yang membuat hatinya semakin patah. Padahal, tanpa pria itu minta, dia sudah terlebih dahulu memaafkannya. Gadis yang biasa disapa dengan nama panggilan Aisyah itu semakin terjerembab dalam lautan luka, ketika memutuskan suatu hal yang akan meleburkan kisah indah bak pelangi yang berusaha dia bangun. Begitupula dengan seorang Nico. suami dari seorang Aisyah itu harus menghadapi hal terberat dalam hidupnya. Antara menuruti dan bersikap adil setelahnya, atau mengabaikan dan membuat luka baru. Dua hal itu mengancam keselamatan bahtera rumah tangganya. Di satu sisi, seorang perempuan yang merupakan cinta pertama Nico, dia kehilangan ingatannya. Dia harus mengubur kenangan indahnya ketika ingatannya itu kembali. Namun, siapa sangka? Ketika Takdir Allah malah menyatukan mereka karena suatu sebab. Gadis bernama Nefisyah Rahmi itu harus menerima segala konsekuensi atas segala sebab dan akibat yang telah diambilnya. "Kesalahan terbesarmu adalah hadir di kehidupanku. Dan kesalahan terbesarku adalah meyakinimu dan memaafkanmu." -- Nur Aisyah -- "Kurangnya kesabaranmu dalam mencintai-Nya dan mencintaiku adalah penyesalanmu. Tak memperhatikanmu dan tak bersabar atasmu adalah penyesalanku" --Nico Ferdiasnsyah Al-Ubaidillah-- "Aku tidak keberatan. Bagaimana mungkin aku menahanmu dari tanggung jawabmu? Aku baik-baik saja. Tapi ingatlah, tak hanya dia yang menunggu kepulanganmu." -- Nefisyah Rahmi -- Aisyah berharap, bahwa pelanginya nanti bisa hadir bukan karena hujan ataupun badai. Kebahagiaannya bisa hadir bukan karena harus ada kesedihan yang mendahului karena kesalahan. Bukankah "kesahalahan adalah langkah awal belajar untuk memahami makna hidup?" - Tak perlu hujan untuk menunggu datangnya pelangi -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bittersweet in Pesantren
  • Kuterima Khitbahmu
  • Surah Hafalan untuk Ustadz (TELAH TERBIT)
  • Takdir Cinta di Bawah Cahaya Ramadhan [END]✓
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • Tentang Rindu [SUDAH TERBIT]
  • Dia dan Doa
  • Ainun [END]
  • Dia Nazzam
  • REKSHA ✔

Namanya Azhima Marwah. Dia benci menjadi cantik bak gadis Arab. Tak lain sebab kecantikan itu turunan dari lelaki hidung belang yang menodai Mama-nya. Dia sangat membenci takdir buruk ini, tetapi dia juga ingin bisa memeluk segala rasa sakit itu, menerima semuanya dengan lapang, berakhir luka hatinya sembuh sempurna. Namun, nyatanya luka yang ada semakin lama kian mengaga. Suatu ketika, Mama Ningsih memaksa Azhima masuk pesantren yang seperti penjara dan memiliki sederet peraturan ketat. Kata Mama Ningsih, Azhima bisa menemukan penyembuh lukanya di pesantren. Pada akhirnya Azhima terpaksa mengindahkan keinginan Mama Ningsih untuk masuk pesantren. Dia akan membuktikan perkataan Mama Ningsih. Membuktikan perkara penyembuh itu, sungguh ada atau sekedar omong kosong belaka. sᴛᴀʀᴛ: 𝟷𝟸 ᴊᴀɴᴜᴀʀɪ 𝟸𝟶𝟸𝟸 ᴇɴᴅ: 𝟷𝟾 ᴊᴜʟɪ 𝟸𝟶𝟸𝟸 ᴄᴏᴠᴇʀ: @ ᴇʀʏxʟᴀɪɴᴇ

More details
WpActionLinkContent Guidelines