Be my friend or my love

Be my friend or my love

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing9m
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 17, 2017
Aku mengintip dari balik jendela. Kulihat sebuah mobil terparkir didepan rumah Rangga. Rangga sekeluarga terlihat begitu sibuk memasukkan barang-barang mereka kedalam mobil. Hari ini adalah hari terakhirku melihatnya. Rangga dan keluarganya akan pindah ke Jakarta. Entah kapan Ia akan kembali. Atau mungkin tidak akan kembali sama sekali. Aku dan Rangga sudah bersahabat sejak kecil. Kemana-mana kami selalu bersama. Aku bagaikan buntut baginya yang selalu mengikuti kemanapun Ia pergi. Banyak hal kita lalui bersama hingga akhirnya Kami harus dipisahkan oleh jarak. " Assalamu 'alaikum." Aku mendengar suara yang tak asing di telingaku. Itu pasti Rangga. Aku mencoba untuk tetap Diam seolah-olah Aku tidak ada didalam rumah. " Assalamu alaikum.." Ucapnya lagi. Aku masih tetap diam. " Aku tau kamu ada di dalam. Jawab salam itu wajib loh Rul." Segera Aku membuka pintu dan menjawab salam. " Wa alaikum salam." Ucapku judes. " Ibu sama Bapakmu mana ?" " Ibu lagi ke pasar. Bapak lagi nganterin Ibu." " ohh, kalau gitu Aku titip salam ya sama Ibu dan Bapakmu. Aku juga sekalian mau pamit." Aku berusaha menyembunyikan kesedihanku. Namun, Air mataku tidak dapat terbendung saat Ia mengucapkan kata pamit. " Aku takut kalau kamu pergi, Kamu bakalan lupain Aku." " Aku nggak akan lupain Kamu kok. Kamu itu sahabat terbaik yang pernah Ku punya. " ucapnya seraya mengusap air mataku. Senyumku kembali terpancar, namun tidak dengan hatiku. Setelah berusaha menenangkanku, Ia berpamitan dan segera menuju kemobil. Aku hanya mampu menatap mobil yang ditumpangi Rangga seraya berfikir akankah Ia kembali atau mungkin saja tidak sama sekali. #bersambung...
All Rights Reserved
#98
cerbung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fanaa
  • 𝕂𝔸𝕀𝕊𝕀 𝕋𝔼ℝ𝕀 𝕂ℍ𝕌𝔻𝔾𝔸ℝℤ𝕀
  • Chupi Mohabbat (ON HOLD)
  • jab tak jiyenge mohabbat karenge
  • Destined: Empty Truths & Lies (Slow Updates)
  • MULADHARA - The Root of Existence
  • Barrister Babu : Bidaai
  • JANNAT✓ | KIM TAEHYUNG AU | A INDIAN FF
Fanaa

Ek ladki thi bohot pyari si. Y/n naam tha usska. Bacchon se bohot pyar karti thi. Lekin usska bacchon se pyar karna ek din baandh dega usse ek aise shaadi ke bandhan mein jahan usska shauhar usse pyar hi nahi karta. Armaan ek ladka jissne kabhi ek ladki se pyar kiya tha, uss se shaadi ki thi magar kudrat ko yeh manzoor nahi tha. Armaan ke pehle pyar ne usse chhod diya, akela, iss jahan mein lekin usske paas chhod gayi ek rehmat. Allah ki di hui rehmat Apni jaan se bhi zyada pyar kiya ussne apni beti se magar woh kya kehte hain na ki aulad ko maa ki zaroorat toh hoti hi hai. ------------------------------------------- "Qubool hai" He accepted her as his wife with a straight face "Qubool hai" She accepted him as her husband with a beautiful smile which was given by none other than the cute baby in front of her -------------------------------------------- Yeh shaadi sirf maine apni beti ke liye ki hai toh behtar yeh hi hoga ki tum meri wife ban ne ki koshish karna bandh kar do. Samjhi!! He screamed at her and left from there shutting the door soundly which made her flinch and tears to gather on the corner of her eyes but she tried to not let them fall. A tear was about to slip and thats when she heard a high pitched cry of a baby from her bed and this was enough for her to forget everything and just focus on the little charm in front of her.

More details
WpActionLinkContent Guidelines