The Truth [Completed]

The Truth [Completed]

  • WpView
    Reads 2,428
  • WpVote
    Votes 225
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureOngoing1h 47m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 28, 2018
CERITA MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN HARAP BIJAK DALAM MEMBACA! RANDOM PRIVATE STORY (FOLLOW DULU) (Sequel; Angga & Rena) Menunggu kebenaran bukan hal yang paling menarik untuk di ungkap namun, jika kebenaran itu akan merubah nasib seseorang apa menunggu kebenaran itu menjadi hal yang menarik? Mungkin jika memang memiliki segudang kesabaran kau bisa mengetahui nya tapi dunia berubah, tak ada lagi kata sabar, semua melakukan aksinya untuk mencari jalan pintas. Inilah jalan pintasnya - Sirena Lenara Andai ia mengerti bahwa semuanya bencana - Angga Dwipangga
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jun & Hana
  • Thorn of the Silver Crown
  • Gemini
  • Absolutely Mine! (Terbit)
  • Crazy In Love : Your Love's Got The Best Part In My Life
  • SEPULANGNYA AKU BERLAYAR
  • JUSTICE ( MALAY VERSION)
  • Sebelum rumah itu jadi
  • Tak Pernah Terungkap
  • Sunset

"Hello, ada orang di sana?" Hana membuka suara. Tatapan matanya waspada menyapu seluruh sudut halaman rumah tersebut. Hingga akhirnya, ia merasakan seseorang menyentuh pundaknya. Reflek, perempuan itu memanfaatkan keahliannya dalam Judo hingga ia bisa menarik lengan tersebut dan dengan satu gerakan ia membanting tubuhnya. Bukk!! Sosok itu menghantam ke tanah. Dan segera terdengar erangan. Seorang pria tergeletak, meringis kesakitan. Kedua mata Hana mengerjap. Tatapan mereka terkunci sesaat. "Astaga, siapa kau? Kenapa kau masuk ke rumah orang tanpa permisi seperti pencuri?" Lelaki itu mengomel. Hana membelalak, otaknya yang cerdas segera menyadari bahwa akan ada kesalah pahaman di sini. "Oh, maaf. Aku kira ... kau...," ia beranjak mendekati pria tersebut dan berusaha membantunya berdiri. Namun pria itu menolak dan menepis tangannya dengan kasar, lalu bangkit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines