phobia [completed]

phobia [completed]

  • WpView
    Reads 9,905
  • WpVote
    Votes 802
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 4, 2019
"Sounds like we are playing, not studying?" Itu pertanyaan Rista pada Mbak Anggra saat mendengar kriteria pengajar yang dibutuhkan oleh seorang wali murid. Didesak kebutuhan mengenyangkan perut, tanpa berpikir panjang Rista menerima tawaran mengajar les privat tersebut. Rista tidak menyangka akan menghadapi teka-teki ini; laki-laki tinggi kurus yang sulit ditebak, keharusan tidak banyak bertanya mengenai apapun, dan keengganan keluar rumah. Potongan teka-teki itu harus Rista satukan sendiri, kalau ia cukup pintar untuk menemukan semua jawabannya. Namun saat Rista berhasil menyatukan semua potongan, semua terlambat. Segalanya menjadi salah, dan untuk selamanya, hidup Rista tak lagi sama.... ---- note : Dan, Alhamdulillah mau terbit nih. Ditunggu di rak toko buku ya temen-temen. Terimakasih~
All Rights Reserved
#112
skripsi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Minus A
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • JAM 3 SORE
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • 𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END)
  • PHOBIA(Comeback)-TAMAT
  • The Devil's Love
  • Jatuh Cinta Itu Sia-Sia
Minus A

Judul sebelumnya : The Bad Students Taukah kalian disebut apa orang yang hidup menyedihkan, namun dipaksa bertahan tanpa merasakan kebahagiaan? Orang-orang itu disebut Minus A. Mereka berpikir bahwa hidup hanya tentang menjalani takdir yang memuakkan dan melalui alur yang melelahkan. Lalu bagaimana jika salah satu anggota Minus A mencoba melepas belenggunya dan bertemu dengan 'mereka' yang mampu membuatnya tertawa? Masihkah ia berpikir bahwa bahagia itu pilihan dan tertawa bukan untuk orang yang hidupnya menyedihkan? Sebenarnya sejauh apa manusia dapat memperbaiki takdir? ------- "Vilio mau ga jadi nikah sama Zalfa?" "Enggak." "Kenapa? Kan gue cantik, aduhai, bahenul dan menpesona." "Babi kan haram." "Ehem, yaudah kalo gitu Zalfa nikahnya ama Arvan aja, gue suka kok sama babi." "Dih, sorry yee, gue takut anjing." - - - - - Don porget tu polow juga ya gais Kalo bisa follow dulu sebelum baca biar dapat pahala hehe

More details
WpActionLinkContent Guidelines