Eternal Love

Eternal Love

  • WpView
    Leituras 391
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jan 29, 2018
Saat aku merasa nyaman denganmu tapi kau malah pergi ~ hacika kiana ralaska Aku mejauhi mu karena aku tak ingin menyakiti mu, karena aku tau yang aku bisa hanya menyakiti hatimu ~ ferryan dirga alvaro Terima kasih padamu yang memberi ku kenangan indah serta pahit, terima kasih juga kau telah memberiku luka yang tak pernah ku lupa yang membekas sampai detik ini, aku bukan wanita kuat seperti yang kau kira, aku rapuh karena mu fer, kau selalu saja menjadikan ku sebuah alatmu ~hacika kiana ralaska Aku tau aku tidak bisa melakukan apapun untuk mu, yang aku bisa hanya memberimu goresan luka yang membekas, tapi setidaknya aku tak pernah bermain main dengan perasaanmu ~ferryan dirga Alvaro Kadang menangis adalah cara paling tepat untuk mengungkapkan rasa sunyi ku, meluapkan kerinduan ku, meluapkan perasaan yang tumbuh dan masih seperti parasit di dalam hatiku dan hanya ragaku yang hidup~ hacika kiana ralaska
Todos os Direitos Reservados
#95
eternal
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Time Release
  • You And I
  • Alena Story (END)
  • Edge Away
  • Stay With Me
  • Bukan Kita D.A.N
  • DENTING  [Revisi]
  • About Us and Love
  • Some Kind of Love [DISCONTINUED]

"Kukira dulu kamu itu cinta sejatiku, yang takkan pernah meninggalkan bahkan walau hanya sekedar terucap kata perpisahan, ternyata aku salah, takdir membawamu menjauh dan itu awalnya sangat menyakitkan..." ~Prillyta Magdalena "Meninggalkanmu tak pernah terpikir, ucapanpun tanpa sengaja lolos dari bibirku yang dipenuhi emosi, ternyata dulu aku benar, kamu tak ada disosok manapun...dan akhirnya... aku merasa kehilangan..." ~Alifthra Nahendra "Umi, Abi, please, kembali sama-sama, kami rindu menangis dalam pelukan dan tertawa dalam canda bersama..." ~Bie dan Qie Nahendra saat cita tak lagi sama, saat cinta tak lagi bersama, saat semua tak lagi indah seperti sebelumnya, bisakah waktu mengembalikan rasa yang sudah terlanjur luka karna kata? "TIME RELEASE"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo