DIAN&TARA

DIAN&TARA

  • WpView
    Reads 751
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 19, 2024
Bagaimana jadinya ditengah kesulitan Dian melupakan Zein, mantan sekaligus pacar pertamanya, ia terjebak asmara dengan Tara yang ternyata adalah Kakak kandung dari Zein? ___ "Dalam sesuatu yang gue sebut jatuh hati, selalu ada sakit. Namanya juga jatuh. Dan ini gue sakit hati beneran loh. Cuman gue diem-diem aja. Diem-diem kangen, diem-diem sedih, diem-diem nangis sampai diem-diem dibikin nyaman orang lain. Uncontrolled banget. Yah, gue percaya aja itu ada campur tangan Tuhan nya." -Dian "Balikin pacar gue!" -Zein "Ada pepatah bilang, kalau mencintai dua lelaki, pilih yang kedua." -Tara ___ On Hold. TQ. *IDE CERITA DAN KONSEP SINCE 2016* ____
All Rights Reserved
#509
boys
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • AZZKARA
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • You Are My Destiny
  • The Game
  • Resonansi
  • KANARA [COMPLETED]
  • Ragashka [END]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines