Story cover for My Ambition by DesrianaNatalia01
My Ambition
  • WpView
    LETTURE 2,602
  • WpVote
    Voti 600
  • WpPart
    Parti 22
  • WpView
    LETTURE 2,602
  • WpVote
    Voti 600
  • WpPart
    Parti 22
In corso, pubblicata il dic 18, 2017
~Ambition~
Apa yang kalian pikirkan saat kata-kata itu diucapkan (?)


"Talia Aurora" seorang Gadis remaja yang pintar, cantik dan begitu ceria. Tapi sayang tidak tau persis apa itu cita-cita (Tragis bukan?).

Sejujurnya wajar saja Talia tidak mengetahui cita-citanya. karna dari kecil sampai Talia menginjak dewasa, Ia tidak pernah sedikitpun mendapat kesempatan untuk memilih jalan hidupnya sendiri.

Sampai pada saat Talia ingin melangkah dengan kakinya sendiri, Talia malah didatangkan oleh kebimbangan, bisa dibilang kalo Talia itu tidak percaya diri! Maka dari itu orang tua nya selalu mengambil alih jalan hidupnya. 

Dan ketika Talia ingin fokus kepada komitmennya Talia malah dihadapkan oleh banyak rintangan dan tantangan.

Akhirnya kata "kegagalan" yang sangat talia takutkan terjadi. Talia ingin menyerah, dan mengambil jalan pintas. Namun ada seseorang yang membantunya untuk bangkit kembali.

Siapakah orang itu? 
Lalu apakah yang terjadi selanjutnya? mungkin kah talia bisa menuju masa depannya?

Yuk ikuti ceritanya😊
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere My Ambition alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#85ambition
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
A.M.O.R.A [ TERBIT ]  cover
Tell Me! cover
COOL BOY [COMPLETED] cover
Strong Girl Michella (END)  cover
Intersection [End] cover
WHO ? cover
Persona cover
My Ice Prince  cover
About You Radit! (Selesai + Revisi) cover

A.M.O.R.A [ TERBIT ]

27 parti Completa

⚠️ Sudah Terbit di Penerbit Teori Kata ⚠️ Masih Bisa di Order lewat toko buku online (Shopee) ya AraDers AraDers : Amora Readers 🤩 ☆ C O M P L E T E D ☆ Harapan adalah sebuah ketidakpastian yang tak pernah diketahui pelabuhannya. Betapa lelah Amora berlari mengikuti takdir dengan jalan yang terjal demi segenggam impian. Betapa lelah Amora memasang topeng benci pada seseorang yang begitu dicintai. "Apakah lebih baik mati dari hidup yang menyedihkan ini? Apakah lebih baik mundur dari orang yang aku sendiri pun takut untuk kehilangannya?" Dilahirkan miskin bukan keinginan Amora, dititipi rasa kepada seseorang juga bukan kesalahan Amora. Tapi semesta menghakimi Amora semenyakitkan itu. ~ Padahal nominal rupiah terlalu rendah jika di bandingkan dengan harga diri manusia dan cinta terlalu suci jika dilandasi dengan kepura-puraan ~ A.M.O.R.A