Keyna Lover [REVISI]

Keyna Lover [REVISI]

  • WpView
    Reads 2,911,259
  • WpVote
    Votes 122,877
  • WpPart
    Parts 99
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 21, 2023
[8-Romance 06-09-2018] [1-Romance 12-04-2019] 🔞 Konten 🔞 Keyna tidak tahu, jika kesalahannya malam itu berakibat panjang. Dan karena kesalahan itu pula mereka harus terikat oleh sebuah tali pernikahan, pernikahan yang tak diinginkan oleh keduanya, namun rasa tak ingin itu perlahan terkikis, dan tanpa mereka sadari telah tumbuh diantara keduanya rasa yang tak kasat mata. Namun keadaan itu berubah jadi rumit saat Keyna tahu. 'Suaminya' menjalin kasih dengan perempuan lain. Sesak itu yang ia rasakan, meskipun diantara mereka tidak ada cinta, tapi meski bagaimana pun pria itu tetaplah ayah dari anaknya. Dan ia tidak terima. Keyna merasa tersakiti, terkhianati, hatinya terluka, Keyna sangat kecewa, mengetahui fakta yang selama ini terutup rapat. Disaat penderitaan itu sudah tak mampu ia bawa. Keyna pun memilih untuk pergi. Pergi meninggalkan semuanya. Pergi sejauh mungkin, ia tidak ingin ada orang yang tahu di mana keberadaannya. Termasuk keluarga besarnya. "Biarkan ku bawa lukaku sendirian" Keyna Larasati Lucas Hermawan Setelah perempuan itu pergi dia sadar, ada sebagian dirinya yang hilang, ikut pergi bersama perempuan itu. Dunia-nya kini jungkir balik, sebesar apapun penyesalannya tidak mungkin bisa mengembalikan perempuan itu ke sampingnya. Ia hidup dengan rasa dan sesal yang perlahan mulai menggerogoti hati dan jiwanya. "Maafkan aku, aku yang bajingan ini telah berani mencintaimu. Ku mohon kembalilah," ***** Apakah sebuah penyesalan mampu mengobati hati yang sudah terlanjur luka? Apakah kata maaf bisa mengobati rasa sakit di hati seseorang yang telah kita sakiti? Apakah ada kesempatan kedua bagi para pendosa? Apakah ada kata maaf setelah menorehkan sebuah luka? Apakah cinta yang sudah terkikis itu akan tumbuh kembali? Cinta akan menemukan jalannya sendiri. "Because Love is a struggle" (19-12-2017) Cover bye @sulispark
All Rights Reserved
#107
keyna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines