salah kah?

salah kah?

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 29, 2018
entah apa yang terjadi pada dien hatinya selalu dipenuhi kegelisahan dia tidak dapat menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dia merenung setiap kali pertanyaan itu di lontarkan dia bingung apa jawaban yang tepat yang harus ia jawab karena fikiran dan hati nya tidak pernah satu jalan hati nya bilang tidak namun kata iya lah yang terucap dia menerima cinta dari seseorang yang sebenarnya tidak ia cintai sedikit pun tidak pernah ada rasa apalagi sampai cinta hingga berubah menjadi sayang dien menjalani hubungan dalam kehampaan Walau sebenarnya dien sangat ingin jujur & mengatakan tentang apa yang sebenarnya ia rasakan namun dien tidak mampu melakukannya hari-hari nya selalu dihantui rasa bersalah karena ia merasa membohongi perasaan dan hati nya dien selalu bersikap baik pada kekasihnya walau sebenarnya ia begitu risih dengan semua hal yang berhubungan dengan kekasihnya itu Namun dien tetap bersikap baik layak nya sepasang kekasih yang saling mencintai hari-hari dien dipenuhi dengan canda tawa yang kosong fikirannya pun selalu kalut ia seperti orang yang bahagia didepan kekasihnya namun dibalik itu semua tersimpan kepiluan yang begitu mendalam hingga ia tak dapat berkata Namun dien tidak ingin mengecewakan seseorang yg begitu tulus mencintainya
All Rights Reserved
#768
comlicated
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • WISHES.
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Cinta Ajari Aku Mencintai-Nya
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
  • Senyum dan Usaha : Kisah Kita
  • Soal Rasa 2
  • My Diary

Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines