Story cover for HELP! by viamardiana
HELP!
  • WpView
    Reads 942
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 942
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Dec 20, 2017
Saat aku melihat tatapan matanya, aku merasa dia bukanlah Saras yang aku kenal. Tatapannya beda, aku yakin itu bukan Saras. Jemariku mulai melemah, seseorang seperti memegang erat tanganku.

Aku melihat Saras. Dia sedang berlari. Aku coba berteriak tapi dia tidak mengindahkan teriakanku. Larinya semakin kencang, aku tidak bisa mengejarnya. Sebuah bayangan membuat Saras raib dari pandanganku. 

"Ayo pulang, Ras," kataku lirih ketika aku baru sadar dari pingsanku.
All Rights Reserved
Sign up to add HELP! to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) by Chillbanana313
9 parts Complete
(BASED ON TRUE EVENT) **** Ini adalah kisahku saat mengikuti perkemahan PMR Regional provinsi. Dimana lokasi yang ditempati merupakan tempat pembantaian terbesar PKI dimasanya. Kisah kelam korban di masa lalu membentuk entitas kengerian ditempat itu. Sosok-sosok yang masih tak terima saat dibantai karena ketidakadilan memenuhi lokasi area bekas Belanda tersebut. Disini mereka menanti. "Kebun Djengkol". **** BRAKKK... Tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya. Spontan aku yang kaget langsung berlari menjauhi. Ketika melewati tembok jalan keluar bilik kamar mandi, aku tak sengaja menabrak seseorang. "Cuk!!!" Awalnya pemuda itu sempat marah, namun ekspresinya berubah saat melihat wajahku yang sudah pucat pasi. Aku pun bengong sepersekian detik. Bukan, bukan karena terpesona melihat wajah orang tampan layaknya adegan film-film romantis remaja. Namun aku berusaha menenangkan diri dari sisa ketakutan. Pemuda itu menatapku dengan ekspresi yang susah dimengerti. "Kamu nggak apa-apa?" tanyanya kemudian. "Nggak apa-apa. Maaf nggak sengaja nabrak". "Kenapa? Habis liat hantu ya?" "Ah ituu ..." "Kuntilanak ma setan bocahnya masih ngeliatin kamu tuh." Ucapnya santai. Dadaku kembali berdegup kencang sambil mengumpat lirih. Kini aku ganti memandangnya lekat. Dan pemuda itu membalas reaksiku dengan menyipitkan mata. "Apa?" Tanyanya kemudian. "Kamu bisa liat kan 'mereka' kan?" "Liat apa?" Aku sedikit melangkah mendekatkan diri sembari berbisik "Demit" Pemuda itu sempat terbahak. Lalu tiba-tiba menjulurkan sebelah tangannya. "Aku Aji." ****
Transmigrasi Seline (END) by Reira987
50 parts Complete
Seline Astrella, seorang gadis cantik yang gemar membaca novel, tiba-tiba menemukan dirinya terjebak dalam novel yang ia baca. Ia bertransmigrasi menjadi tokoh antagonis dalam novel berjudul Love for Annie, dengan nama yang sama-Seline Wrenly Addison Seline Wrenly Addison, adalah tokoh antagonis yang terobsesi pada Samuel Dirgantara, protagonis pria dalam cerita tersebut. Demi mendapatkan perhatian Samuel, Seline rela melakukan apa saja, gadis itu tanpa ragu mengejar-ngejar Samuel, bahkan memaksanya untuk bertunangan. Namun, meskipun Samuel terikat oleh pertunangan itu, hatinya hanya untuk Annie, sang protagonis wanita yang dia cintai. "Hah, gue transmigrasi?!! Jadi antagonis yang bener aja! Itu artinya gue bisa ketemu sama tokoh kesayangan gue dong," kata Seline dengan kegembiraan yang tak terbendung. Bertekad untuk mengubah alur ceritanya, Seline memutuskan untuk tidak menjadi penghalang bagi cinta Samuel dan Annie, tapi juga berencana membalaskan dendam pada setiap tokoh yang membuatnya terjebak dalam peran jahat. Namun, ada satu hal yang lebih menarik perhatiannya: Adelio Raymond, tokoh pria yang selalu ia idamkan. Bagaimana jika ia bisa mengubah peran Adelio dalam cerita ini? Mungkin dengan cara itu, ia bisa memiliki kesempatan untuk mendapatkan hatinya Seline harus menghadapi kenyataan bahwa meskipun ia berusaha untuk mengubah takdir, tak semua perasaan dan jalan hidup bisa dikendalikan seperti dalam novel yang dibacanya. "Apa yang Lo lakuin, Seline!" -- "Gue nggak akan biarin cewek murahan ini, ngancurin hidup gue!" -- "Kamu akan selalu jadi peran yang berbeda disetiap kisah orang lain." -- "Kalo gitu peran aku dihidup kamu apa?" -- "Aku pengen jadi pemeran utama dihidup kamu" -- "Kamu itu pusat duniaku, satu-satunya milikku" -- "Entah kamu itu nyata, atau hanya sebatas angan semata" *** ⚠️ Warning terdapat kata-kata kasar tidak untuk ditiru ⚠️
FIRASAT | NCT 127 | (END)  by Ranisayeoja
35 parts Complete
Firasat Aku berjalan menuju ruang musik. Setelah sampai, Aku duduk dikursi di hadapan sebuah piano. Aku menghela nafas dan menghembuskannya secara perlahan lalu mulai memainkan pianonya. Hingga menciptakan alunan musik dari tuts-tuts piano itu, kemudian Aku mulai bernyanyi. "Kemarin ku lihat awan membentuk wajahmu Desau angin meniupkan namamu Tubuhku terpaku" "Semalam bulan sabit melengkungkan senyummu Tabur bintang serupa kilau auramu Aku pun sadari, ku segera berlari" 'Tes' Air mataku melolos begitu saja, membuat pipi ku basah. "Cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi Firasatku ingin kau tuk cepat pulang Cepat kembali, jangan pergi lagi" Tiba-tiba hawa di ruangan musik ini mendadak menjadi dingin. bahkan buluk kuduku sudah merinding. Tapi aku tidak peduli dan tetap bernyanyi. "Alirnya bagai sungai yang mendamba samudera Ku tahu pasti kemana kan ku bermuara Semoga ada waktu sayangku" Jantungku mulai berdebar. Kenapa aku jadi takut seperti ini? "Ku percaya alam pun berbahasa Ada makna di balik semua pertanda Firasat ini rasa rindukah ataukah tanda bahaya Aku tak peduli, ku terus berlari" Tangan ku mulai bergetar. Entah, rasa takut ini menyebar. Perasaan ku mulai tidak enak. Kenapa aku jadi begini? Seharusnya aku senang Karena mungkin ini pertanda Miyeon datang. "Cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi Firasatku ingin kau tuk cepat pulang Cepat kembali, jangan pergi lagi Dan lihatlah..." sampai aku menyelesaikan lirik terakhir ku. 'Deg' . . . *** gara-gara gak sengaja suka dengerin lagu firasat jadi kepikiran buat bikin ff ini bulan Agustus lalu 😁. Cover by Shihan..
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" by apriani200
22 parts Ongoing
Namaku Amira, tapi aku lebih suka dipanggil Mira. Aku baru saja menginjakkan kaki sebagai mahasiswa baru di sebuah fakultas yang terkenal-atau lebih tepatnya, ditakuti-karena senioritasnya yang begitu kuat dan tak kenal ampun. Aku pikir setelah melewati masa PKKMB yang melelahkan itu, hidupku akan mulai berjalan normal, seperti yang kudengar dari cerita teman-teman. Tapi aku salah. Sangat salah. Keesokan harinya, saat pelajaran baru saja selesai, kami dipanggil oleh para senior. Pertemuan pertama berlangsung di dekat kolam perpustakaan yang rindang, tempat yang seharusnya menenangkan, tapi malah membuat dada ini berdebar tak karuan. Suasana terasa tenang, tapi mataku menangkap ada sesuatu yang tak biasa-sebuah bayang gelap yang mengintip di balik senyum mereka. Hari-hari berlalu, dan tempat pertemuan kami bergeser ke lorong yang sunyi dan gelap. Lorong itu seperti ruang antara dunia nyata dan mimpi buruk. Bau lembap yang tajam menusuk hidung, nyamuk beterbangan seperti bayangan yang tak pernah lelah mengawasi, dan lampu remang yang membuat setiap bayangan jadi dua kali lebih menyeramkan. Setiap kali kami dikumpulkan di situ, aku merasa seolah-olah ada mata yang mengintai dari kegelapan, membidik dan menilai. Bisikan-bisikan samar para senior, tatapan dingin yang menusuk tulang, membuatku bertanya dalam hati: apakah ini benar-benar untuk melatih mental, atau sesuatu yang jauh lebih gelap? Aku, yang tubuhnya lemah dan sering sakit, merasa terjebak di tengah tekanan yang menyesakkan. Di antara teman-temanku-Ani yang pendiam tapi kuat, Aini yang selalu cemas, Olifia yang berusaha tegar, dan Ratih yang tak pernah berhenti berharap-kami saling menggenggam tangan dan hati, mencoba menguatkan satu sama lain. "Tapi aku tahu, bisakah kami bertahan?" Bisakah kami tetap berdiri tegak saat bayang-bayang senior terus membayangi dan bisikan itu berubah menjadi ancaman? Atau akan kah kisah kami berakhir di lorong sunyi itu, di mana keberanian diuji dan ketakutan menjadi penguasa?
You may also like
Slide 1 of 10
Destined for me 2 cover
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) cover
Transmigrasi Seline (END) cover
Petaka Kesempurnaan cover
FIRASAT | NCT 127 | (END)  cover
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" cover
No Cerai No Pisah! cover
satan village  cover
LANGKAH YANG MENGIKAT  cover
ROSALINE - I will be The Real Antagonist cover

Destined for me 2

10 parts Ongoing

MASIH DALAM TAHAP REVISI [- takdir yang telah mengutuk ku dan kehidupan ku, aku tak dapat berbuat banyak untuk mengubah nya,ku ikuti alurnya-] 🍁′tak ingin lagi aku terjarat cerita yang namanya cinta'🍁 Alkisah sepasang rasa yang mengubah takdir dunia, mereka adalah pasangan yang telah di utus oleh langit dan di pisahkan oleh bumi, Akankah ada keajaiban untuk mereka mengubah garis takdir yang telah di tentukan, nantikan kelanjutan cerita tersa dan frejzi di DESTINED FOR ME --- Tersa : "kenapa semua ini terjadi sama aku ya tuhan!!!!" Tangisan perempuan itu terdengar menggelar di dekat bukit pinari Air matanya pun tak henti menetes kala itu "Percuma lu protes sama tuhan, dia ga bakal bisa ubah semua ini jadi sediakala" Terdengar suara pria dari arah belakang tersa, pria kekar berjas hitam, ia mendekat ke arah tersa, wanita itu mebalikan badan dan menatap manik pria di hadapan nya _jean (benaknya) Melihat wajah tampan saudara kekasihnya itu mengingat kan ia terhadap pujaan hati, tangisan gadis itu pun kembali pecah Jean yang tak tega melihat kondisi tersa dgn sigap memeluknya, Ia telah berjanji kepada saudaranya untuk menjaga tersa meski mempertaruhkan nyawa sendiri _meski nyawanya sendiri_