We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SSHH! It's Privacy

SSHH! It's Privacy

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 20, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hai. Namaku Mutiara Rusmandira. Anak kelas 2 SMA. Hari ini, aku kembali membaca lembaran-lembaran kertas yang sengaja kusobek dari sangkarnya 3 tahun lalu. Ya, curhatanku tentang cowok itu. Rizki Andhika Putra namanya. Lucu, kenapa aku sampai sekarang belum bisa lupain dia. Setiap aku baca goresan-goresan tanganku dulu, aku masih bisa membayangkan setiap adegan yang kutulis dengan jelas. Aneh bukan? Kalau dihitung-hitung, sudah hampir 5 tahun aku tiap hari mikirin dia, ngestalk IGnya terutama. Ini namanya apa coba? Cinta? Nggak, ini lebih gila dari itu. Kata 'cinta' nggak cukup. Jangan-jangan aku penyakitan? Duh, bisa jadi. Karena aku merasa udah nggak normal lagi. Mana ada cewek yang nggak bisa move on 5 tahun lamanya kayak aku? Aku udah buka hati sama banyak cowok sampe aku akhirnya capek sendiri, tapi nggak ada satupun cowok yang nyantol di hati dan otakku kayak si Rizki ini. Aku beneran nggak waras ini mah. Namaku Mutiara Rusmandira. Anak kelas 2 SMA. Dan aku, kembali menorehkan tinta hitam ini menumpahkan segala pikiranku, yang objek utamanya selalu saja dia. 20/12/17 14:13 PM
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • Altatair✓ [Revisi]
  • ASSYA (TERBIT)
  • Love's illusion
  • LOVE OF THE PAST
  • A L G A R I S  (Selesai)
  • THE NEW GIRL [SELESAI]
  • It HURTS
  • JAM 3 SORE

Cover book November 2018 Aku tahu, kita tidak akan baik-baik saja. Aku menyayangimu, akan tetap seperti itu. Jangan pernah paksa aku untuk membencimu, jangan pernah paksa aku untuk menjauhimu, jangan pernah mencoba untuk menghapus kepercayaanku padamu. "Karena memiliki sahabat sejati adalah keinginan terbesarku" Aku pernah bermimpi saling meraih cita-cita denganmu. Aku pernah membayangkan kita saling menggengam walau pun hujan, badai, ombak, berusaha memisahkan genggaman tangan kita. Hingga... Aku sadar, itu semua tidak bisa lagi ku pertimbangkan. Mungkin kamu akan lebih pandai membuatnya tersenyum, dan bukan aku. Jadi... Berbahagia lah bersamanya, tidak perlu kamu hiraukan aku. Aku hanya seorang pecundang yang ingin melihat dua orang yang ku sayangi bahagia. Walau pun aku harus terluka... _________________________________ | Dilarang keras menjiplak tulisan ini, hargai kemampuan kalian sendiri | #Jika ada yang ingin memposting quote yang tertera didalam cerita, harus disertakan NAMA PENGGUNA atau JUDUL CERITA. #Disarankan untuk kenyamanan membaca setiap partnya, Follow akun ini terlebih dulu. Terimakasih.. selamat membaca ^▼^

More details
WpActionLinkContent Guidelines