Sunset Lover

Sunset Lover

  • WpView
    Reads 1,292
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 27, 2018
Senja tidak hanya hadir namun mengisi ruang hati yang sunyi dan kosong, kau ada saat senja tiba namun hanya sekedar bayangan yang tergambar jelas tanpa bisa digapai. Aku masih menunggu mu untuk kembali dan membuat cerita baru dalam hidup, cerita yang lebih berwarna dan tak sekedar hitam putih. Kita adalah lembaran yang masih belum terisi sepenuhnya belum menjadi buku tebal untuk bisa kita ceritakan pada mereka. Senja tiba saat matahari sudah lelah menyinari bumi. Ketika rembulan dan bintang sudah menanti untuk mengisi serta menerangi malam yang sunyi. Senja hanya akan mengisi sebentar ruang hati mu tapi aku. Akan selalu mengisi ruang hati mu setiap saat tanpa menghilang ataupun pergi begitu saja.
All Rights Reserved
#79
sadness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Jendela Rasa ✔
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Nayara [ TERBIT ]
  • PEMBATAS SENJA
  • Langit.
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Senja dan Kisahnya

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines