Story cover for Straight Boss by jimoung
Straight Boss
  • WpView
    Reads 1,206
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1,206
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 20, 2017
[Naruto milik Masashi Kishimoto]
[TobiramaXMadaraXHinata]

🔥🔥🔥

- Hinata akui, bosnya, Madara memang populer. Sudah tampan, mapan, tinggi semampai pula. Apalagi otot bisepnya itu loh..bikin ngeces!, tapi kalau dia tipe jeruk makan jeruk gimana? Masih bisa suka sama dia?? -

- ihhh, ganteng ganteng suka sama ganteng. Sorry, bukan tipe gue - Hyuuga Hinata

🔥🔥🔥

Selamat membaca!! Happy reading!! Don't be a silent readers. Klik tombol bintang ⭐ dipojok kiri okay? - Jimoung
All Rights Reserved
Sign up to add Straight Boss to your library and receive updates
or
#59konoha
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
BABY BREAKER (MadaHina) cover
The Last Flower [END] |NaruHina cover
Ending Scene [✓] cover
-BUKAN PELAKOR- ✔️ cover
MY BASTARD HUSBAND [18+] Sasuhina Fanfiction cover
Tsuki no hana cover
Our Destiny [END] |NaruHina cover
My Possessive Boss [✓] cover
Cinta dan Fantasi cover
Memoar ✔️ cover

BABY BREAKER (MadaHina)

3 parts Complete Mature

Di dedikasikan untuk LEGACY REIMAGINED: REMAKE CONTEST EVENT PORORO90 Naruto belongs to Masashi Kishimoto and animed by Periot Studios Credit: Cover by Canva The picture in this story made by AI ALTERNATIVE UNIVERSE Remake story from "GARA-GARA TEST PACK" Genre: ROMANCE/DRAMA Sub Genre: GENERAL/SLICE OF LIFE MATURE Warning: Some typo, bad words, EYD, and OOC for the plot. Madara Uchiha & Hinata Hyuuga Fanfiction Indonesia **** Hinata menyeka air matanya, "kalau kamu lelah nunggu aku. Tolong menikahlah dengan orang lain." Hatinya sakit juga kalau lama-lama mendengar gunjingan hubungan mereka. Tapi pria itu tidak bergeming, hanya dengan telaten menyeka air mata di pipi kekasihnya. "Ya kenapa aku harus menikahi yang lain kalau aku maunya kamu?" Madara tersenyum lembut dengan wajah yang terlihat kikuk. Dia pria dewasa, sudah sangat amat mapan dalam segi ekonomi dan umur. "Pertanyaan orang nggak akan habis. Ekspektasi mereka juga. Setelah nanya; nikah kapan? Akan ada pertanyaan susulan. Udah punya anak atau belum? Berapa anakmu? Udah waktunya ngasih adik dan lain sebagainya. Itu pertanyaan basa-basi yang mungkin menyakiti. Jadi nggak usah dipikirin." Usia mereka terbentang jauh, dan Madara adalah satu-satunya orang yang bersedia menunggunya. Lima belas tahun bukanlah waktu yang singkat. Jadi apakah kali ini, ada kata 'Ya,' untuk Madara?!