BREATH
  • WpView
    Reads 333
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 28, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Mencintai seseorang dalam waktu yang lama tanpa bisa mengatakannya, mungkin sangat sulit untuk segelintir orang. Hanya dengan melihatnya berada di sisimu tanpa membiarkannya tahu, bahwa ada seseorang yang sangat mencintainya berada sangat dekatnya. Seseorang yang selalu menjadi tempatnya menumpahkan segala keluh kesahnya dan seseorang yang selalu merasakan sakit atas setiap airmatanya yang tumpah karena orang lain. Sean Alexander McRich, seorang pemuda yang membiarkan dirinya menjadi bodoh karena mencintai seseorang yang merupakan sahabatnya sejak kecil. Mungkin memang benar persahabatan antara pria dan wanita itu akan selalu menimbulkan perasaan pada salah satu pihak, kini kepada Sean lah perasaan itu timbul. Membiarkan dirinya menumpuk rasa sakit karena cinta yang tak tersampaikan pada sang sahabat, Autumn Cherrilyn McKenzie. "Kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku, biarlah aku merasakan sakit disini asalkan aku dapat melihatmu bahagia. Itu lebih baik dari pada melihatmu menangis karena orang lain, itu hanya membuat hatiku semakin teriris melihatnya." ~Sean Alexander McRich. "Maafkan aku karena telah menjadi gadis bodoh yang tidak menyadari kehadiran cinta yang sebenarnya begitu dekat denganku." ~Autumn Cherrilyn McKenzie.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • PLUTO
  • (1) HIM ✔
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Rasi Cinta Prisma 6 [Novelet]-END
  • ATHALARIQ
  • Just Friend
  • BEGIN ; our journey

Ada satu waktu untuk pergi bahwa ketika tidak ada tempat yang pasti untuk pergi. Kamu akan merindukanku dan ketika kamu merasakannya, kamu akan menyadari bahwa kamu hanya bisa menyalahkan dirimu sendiri. Dan aku harap kesalahan itu membuatmu sakit, seperti rasa sakit yang kamu tinggalkan untukku. "No body is very though in this life. Every body feels the sadness but they sometimes pretend to smile."

More details
WpActionLinkContent Guidelines