Mrs. Always Right

Mrs. Always Right

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 19, 2019
Dira memandang Regi dengan pandangan tak suka. Dinda melengos melihat keduanya. Ardan terdiam dengan wajah tak pedulinya. "Milih, buku aja lama. " Risa menoleh, melihat seseorang di sampingnya dengan pandangan tak suka lalu, kembali memperhatikan buku di tangannya. "Halah, lama banget sih. Pilih ini aja kenapa? Toh, nanti gue yang bayar." "Ck." Risa mendengus, kemudian meninggalkan seseorang yang mempunyai kulit putih itu, ke dalam ruang baca. © 2017 All Right Reserved
All Rights Reserved
#22
nice
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANARAN
  • SERAGA (Completed)
  • Delan [slow update]#SMW
  • Elvina [COMPLETED]
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • Adek Kelas ✔ [COMPLETED]
  • My Styrofoam Bad Boy
  • Arkrasiv ☑️
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
ANARAN

Hari ini Ara sedang berada di perpustakaan bersama Nanta disampingnya yang terus saja kesal dengan tingkah laku Ara, Mengapa ia bisa menemui perempuan dengan spesies seperti Ara ini? " Nanta? Baca buku apa? " " Ara juga mau baca dong, Boleh? " " Judulnya itu apa bukunya? " " Emang Nanta gak cape liat rumus kaya gitu? " " Ara aja cape ngeliatnya " " Kok Ara dicuekin sih sama Nanta, Nanta ngomong dong. " Begitulah celotehan Ara yang membuat Nanta naik pitam, Ia sudah jengah dengan ocehan tidak jelas dari mulut Ara. " LO! LO BISA GAK SIH, GAK USAH GANGGU GUE SEHARI, LO TUH SAMA AJA KAYA CEWEK MURAHAN DI LUAR SANA YANG NGEJAR NGEJAR COWOK YANG JELAS GAK SUKA SAMA LO!! SEKARANG LO PERGI DARI SINI!!! DASAR BITCH " Bentak Nanta membuat petugas dan murid di perpustakaan menatap ke arah Ara dan Nanta. " Nanta? Setiap kata kata yang keluar dari mulut Nanta sebenarnya bikin hati Ara sakit, Tapi... Sekarang ucapan Nanta bener bener bikin hati Ara lebih sakit dari sebelumnya, Maaf kalau Ara ganggu Nanta. Sekarang Ara kecewa sama Nanta yang udah permaluin Ara disini. " Setelah mengucapkan itu Ara pergi dari perpustakaan dengan air mata yang menetes dan jalan yang masih sedikit pincang. © Adilla Basyarah

More details
WpActionLinkContent Guidelines