Bad Girl & Perfect Boy

Bad Girl & Perfect Boy

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 28, 2017
"Lo harus belajar berubah. Tinggalin kebiasaan buruk lo dan melangkah keluar dari zona nyaman. Gue tau ini susah buat lo tapi lo pasti bisa, Pam. Akar permasalahan nya itu ada di elo. Lo terlalu menutup rapat hati lo buat semuanya. Dan mulai sekarang lo harus belajar ngebuka hati lo buat semua orang termasuk gue, Pam. Secara perlahan, semuanya akan berubah jadi lebih baik. Gue juga bakalan selalu di samping lo buat tempat senderan disaat lo ngerasa rapuh."- Alvero Faqih Ivander "Kenapa disaat gue udah nurutin permintaan lo, lo malah pergi? Boleh kalo sekarang gue nagih janji lo? Janji bakalan selalu di samping gue, Al? Tapi mana? Gimana lo bisa nepatin janji lo kalo lo sendiri udah pergi jauh? Dan kenapa gue harus jatuh dalam pesona lo? Iya! Gue Pamela Chevalier udah jatuh hati sama lo, Alvero Faqih Ivander!"- Pamela Chavelier
All Rights Reserved
#114
perfect
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Because You {ON GOING}
  • CintaπŸ’ž Segitiga
  • Missing You in the Middle of Lies (end) - Revisi
  • Love Letters [END]
  • LEON
  • Fake Nerd [REVISI]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • ELANG & ELENA
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]

Bukan hanya senja yang indah dipenghujung sore yang bisa membuat aku menyukai keindahannya meskipun hanya sesaat, tetapi juga senyuman-mu yang mampu membuat duniaku terpana dan berhenti sekejap dan membuatku menyukaimu selama aku ada dibumi. Bukan hanya untaian kata yang membuatku tergelimang perasaan, tetapi karena pembuktian yang mampu membuat aku percaya bahwa kamu mampu berjuang bukan hanya berbicara. Sepanjang jalan kita lalui berkendara diatas motor berdua, sesekali aku tersenyum, betapa beruntungnya aku bisa berada dibelakangmu, aku percaya suatu saat nanti kita akan berjalan sejajar secara berdampingan dan kamu tidak pernah melepas genggaman tanganku. "Aku suka ini" Adzwa "Gak" Julian "Kenapa? Aku suka ini?" Adzwa "Gak boleh ada yang kamu suka, selain aku dan makanan!" Julian [ALUR SEDANG DI PERBARUI AGAR RAPIH] "Beause You!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines